Pj Gubernur Sulsel Enggan Paksakan Imunisasi MR

Andi Aan Pranata    •    Selasa, 21 Aug 2018 18:26 WIB
vaksinasi
Pj Gubernur Sulsel Enggan Paksakan Imunisasi MR
Menkes meninjau pemberian vaksin MR di Makassar, Medcom.id - Andi Aan Pranata

Makassar: Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Sumarsono menganggap persoalan pro kontra vaksin imunisasi measles-rubella (MR) sudah selesai. Masyarakat diminta tidak takut anaknya mendapatkan vaksin tersebut karena dijamin tidak ada masalah.

Meski begitu, Soni, sapaan Sumarsono, juga memberi kebebasan kepada kalangan orang tua soal keputusan memberikan vaksin MR pada anak. Semua tergantung masing-masing individu.

“Sudah clear, tidak ada masalah imunisasi MR. Masyarakat silakan datang ke pusat-pusat kesehatan, dan yang belum tidak usah dipaksakan,” kata Sumarsono di Makassar, Selasa 21 Agustus.

Sumarsono mengakui kampanye nasional imunisasi MR di Sulsel tidak begitu mulus. Dari 24 daerah, ada tiga kabupaten/kota yang menunda pelaksanaannya karena ragu terkait kehalalan vaksin. Pemprov Sulsel, kata dia, sudah menyebar surat edaran agar pemerintah daerah bersangkutan segera merealisasikan kampanye.

Lebih lanjut, Sumarsono menjelaskan bahwa kampanye imunisasi MR merupakan upaya pemerintah melindungi warganya. Vaksin menjadi kebutuhan mendesak, mengingat besarnya dampak bahaya rubela terhadap kesehatan anak dan masa depan bangsa.

Kampanye imunisasi, kata dia, juga sekaligus menjadi momentum yang harus dimanfaatkan untuk membangun generasi yang berkualitas.

“Saya sudah sebar edaran, dan akan mempertanggungjawabkan. Saya ikut bertanggung jawab, karena itu mari kita sukseskan imunisasi ini,” kata Sumarsono.

Pemprov Sulsel melalui Dinas Kesehatan menargetkan 2,3 juta anak menerima vaksin imunisasi campak dan rubella. Vaksinasi digelar seturut kampanye nasional di luar Jawa, pada Agustus hingga September 2018.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Bachtiar Baso mengatakan, vaksinasi berlaku untuk semua anak pada rentang usia sembilan bulan hingga 15 tahun. Pada ibukota provinsi, Makassar, ditarget lebih 350 ribu anak.

“Kami meminta seluruh lapisan masyarakat untuk turut mensukseskan kegiatan ini dengan membawa anak-anaknya agar divaksinasi,” ujar Bachtiar.

Meski belum ada kasus menonjol, imunisasi tetap penting digelar di Sulsel. Sebab penyakit campak dan rubella rentan menjangkiti masyarakat di mana pun. Imunisasi sebagai upaya pencegahan yang efektif, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat berhaya.

“Semua daerah rentan dan berbahaya, tidak ada ukurannya. Vaksinasi harus dilaksanakan secara merata, di seluruh Sulsel,” ucapnya.


(RRN)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

1 month Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA