Anak Buah Tampar Buruh, Kapolrestro Tangerang Minta Maaf

Farhan Dwitama    •    Senin, 10 Apr 2017 16:56 WIB
aksi kekerasan
Anak Buah Tampar Buruh, Kapolrestro Tangerang Minta Maaf
Kapolrestro Tangerang Kombes Harry Kurniawan saat menemui perwakilan buruh di kantornya, Senin, 10 April 2017. (Metrotvnews.com/Farhan)

Metrotvnews.com, Tangerang: Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan, akan memproses sesuai hukum anak buahnya yang menampar buruh. Harry juga menyampaikan maaf atas perbuatan perwira di jajarannya tersebut.

Demikian disampaikan Harry saat bertemu dengan perwakilan buruh di Mapolres Metro Tangerang, Senin, 10 April 2017. Pertemuan digelar usai buruh menggelar aksi solidaritas di halaman mapolres atas kasus penamparan oleh Kasat Intel Polres Metro Tangerang Kota AKBP Danu Wiyata terhadap salah satu buruh wanita.

Aksi Solidaritas Buruh untuk Rekan yang Ditampar Perwira Polisi


Harry juga mengatakan, AKBP Danu sedang diperiksa Pengawas Internal Polda Metro Jaya setelah sebelumnya di pengawas internal Polres Metro Tangerang.

"Sudah diperiksa. Kita menyesalkan kejadian itu, kita mohon maaf untuk kejadian itu," ucap Harry. 

Menurut dia, peristiwa kemarin merupakan pelajaran bagi jajaran polisi dalam melaksanakan tugas melindungi dan mengayomi masyarakat. 

"Tadi pagi, saya langsung rapat besar, saya sampaikan kepada seluruh anggota, kita harus ikhlas melaksanakan tugas, namanya polisi kan harus sabar," terangnya.

Kasat Intel AKBP Danu Wiyata, lanjut Harry, mengaku khilaf atas perbuatan spontan dia terhadap Emilia Yanti. Berawal saat buruh menggelar demonstrasi di Tugu Adipura, Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Minggu, 9 April 2017.

Sempat terjadi cekcok mulut antara Kasat Intel Polres Metro AKBP Danu dengan perwakilan Buruh Emelia Yanti. Cekcok berujung pada penamparan oleh perwira polisi itu. 

"Mungkin terjadi komunikasi dua arah yang tidak pas, mungkin dia khilaf dia keceplosan dia pukul, ditampar lah. Dia juga meminta maaf atas kejadian itu," ujar Harry.

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Rencananya, korban juga bakal dimintai keterangan. Namun, Harry belum bisa menyebutkan jenis sanksi yang bakal diterima anak buahnya itu. 

"Nanti sidang yang akan menentukan itu, pelanggaran hukumannya apa. Ada sidangnya, sebagai atasan saya sudah langsung melakukan teguran kepada yang bersangkutan," tutunya.


(SAN)