Gempa dan Tsunami di Palu

Banyak Pengungsi 'Kaya' Minta Bantuan

Surya Perkasa    •    Senin, 08 Oct 2018 20:36 WIB
Gempa Donggala
Banyak Pengungsi 'Kaya' Minta Bantuan
Gubernur Sulteng Longki Djanggola (kanan) bersama Kapolda Sulteng Brigjen Ermi Widyatno memantau lokasi bencana gempa dan tsunami di Palu, Senin, 8 Oktober 2018, Medcom.id - Surya Perkasa

Palu: Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengeluh banyak diserbu soal isu distribusi bantuan yang tidak merata. Dia mengklaim banyak 'pengungsi palsu' bermunculan saat bencana Sulteng terjadi.

"Semua mengaku pengungsi. Sekarang silakan ditanya ke BNPB, yang pengungsi itu seperti apa," kata Longki di Palu, Sulteng, Senin, 8 Oktober 2018.

Tidak semua warga terdampak bencana yang keluar rumah dapat dikatakan pengungsi. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, pengertian pengungsi adalah orang atau kelompok orang yang terpaksa atau dipaksa keluar dari tempat tinggalnya untuk jangka waktu yang belum pasti sebagai akibat dampak buruk bencana. 

Dia menyebut banyak warga yang tidur di depan rumahnya walau kondisi rumahnya masih layak ikut meminta jatah bantuan logistik. Alasan mereka mengungsi, kata Longki, lebih karena takut. Padahal, dari hitung-hitungan ekonomi, mereka mampu membeli logistik.

"Lucunya rumah itu punya tiga mobil, itu minta juga logistik. Ini yang terjadi banyak," kata dia.

'Pengungsi depan rumah' yang disebut Longki kerap berisik tak mendapat bantuan. Sementara pengungsi yang terpusat dikllaim Longsi sudah ditangani dengan baik. 

"Tidak ada yang mengeluh karena bantuan ada di sana. Tapi yang tidur di depan rumahnya, itu juga yang berteriak-teriak," kata dia.

Hingga hari ke-10 setelah gempa dan tsunami menerjang, jumlah korban jiwa di Sulteng mencapai 1.948 jiwa. Korban terbanyak ditemukan di Palu yaitu 1.539 jiwa. Korban lain ditemukan di Donggala dan Parigi Moutong. Satu korban lain ditemukan di Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Sementara jumlah pengungsi mencapai 74.444 orang di 147 titik. Bencana merusak lebih 65 ribu rumah, lebih 2.700 sekolah, 1 rumah sakit, dan 6 puskesmas.

Lihat video:
 


(RRN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA