Pengajuan Gugatan Cerai di Tangerang Didominasi Perempuan

Farhan Dwitama    •    Kamis, 05 Oct 2017 19:17 WIB
perceraian
Pengajuan Gugatan Cerai di Tangerang Didominasi Perempuan
Ilustrasi Antara Foto

Metrotvnews.com, Tangerang: Kantor Pengadilan Agama Kota Tangerang membukukan sebanyak 1.187 wanita berkeluarga di Kota Tangerang, menggugat cerai suaminya. Data tersebut, diperoleh pada kurun 10 bulan di tahun 2017 ini. Mayoritas pihak perempuan yang mengajukan gugatan cerai.

Panitera Pengadilan Negeri Agama Kota Tangerang, Mukhtar MH, menegaskan, berbagai faktor melatarbelakangi kaum hawa di Kota Tangerang, ini menggugat cerai suami mereka. 

"Data hasil rekapitulasi kami dari 14 Kecamatan yang ada, 1.187 orang menggugat cerai suaminya," ucap Mukhtar, Kamis 5 Oktober 2017. 

Dijelaskan dirinya, berdasarkan sebaran tingginya angka perceraian itu, tertinggi adalah Kecamatan Pinang, sebanyak 242 janda. Lalu Kecamatan Cipondoh sebabyak 216 janda, Kecamatan Tangerang 210 janda dan Kecamatan Larangan 200 janda.

Sementara kecamatan yang paling sedikit adalah Kecamatan Benda dengan 64 janda, Kecamatan Batu Ceper 77, Kecamatan Neglasari 88 dan Kecamatan Jatiuwung 90 orang.

Menurutnya, perceraian yang terjadi di Kota Tangerang ini, umumnya didominasi akibat ketidakcocokan atau tidak harmonisnya rumah tangga. Selain itu, persoalan ekonomi keluarga disebut-sebut juga melatarbelakangi tingginya angka perceraian di Kota Tangerang.

“Kita mencatat ada 923 kasus perceraian dengan alasan tidak harmonis. Sementara karena alasan ekonomi yang kita tangani sebanyak 310 kasus,” ucap dia.

Selain dua faktor tadi, Mukhtar menyebutkan, kekerasan dalam rumah tangga yang dialami salah satu pasangan suami istri ini, menjadi penyebab retaknya rumah tangga mereka.

"Ada faktor lainnya juga, seperti adanya penganiayaan (KDRT), mendapat hukuman tindak kriminal, memiliki cacat biologis," tegasnya.



(ALB)