Sekolah 5 Hari bukan 'Barang Baru' di Makassar

Andi Aan Pranata    •    Jumat, 16 Jun 2017 15:38 WIB
pendidikan
Sekolah 5 Hari bukan 'Barang Baru' di Makassar
Potret Anak-anak sekolah di wilayah perbatasan di Sanggau, Ant - Eric Ireng

Metrotvnews.com, Makassar: Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mendukung penerapan sistem belajar lima hari dalam sepekan. Namun kebijakan tersebut hendaknya dikembalikan kepada masing-masing sekolah. 

“Lima hari belajar tidak masalah, tapi jangan dipaksakan semua sekolah. Yang mengetahui kondisi siswa, kan, sekolah yang bersangkutan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Ismunandar di kantornya, Jumat, 16 Juni 2017.

Ismunandar menyebutkan sistem belajar lima hari sebenarnya bukan barang baru di Makassar. Sejumlah sekolah, dari SD hingga SMA disebut telah menerapkannya selama dua tahun terakhir. Proses belajar-mengajar efektif hanya berlangsung pada Senin hingga Jumat.

“Sedangkan pada Sabtu khusus pengembangan diri bagi siswa, melalui kegiatan ekstrakulikuler,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Ismunandar, tidak ada masalah dalam pemberlakuan sistem tersebut. Berdasarkan evaluasi, dia melanjutkan, nilai siswa pada beberapa sekolah menanjak positif. Pihak sekolah pun belum ada yang menyuarakan penolakan.

“Malah pada sekolah yang menerapkan, siswanya senang karena bisa mengembangkan potensi diri. Jadi tidak ada masalah sama sekali,” katanya.

Lebih lanjut, penerapan belajar lima hari hendaknya memperhatikan kesiapan sekolah. Misalnya kesiapan fasilitas dan infrastruktur sekolah dalam menjamin suasana belajar-mengajar yang menyenangkan bagi siswa.

“Selama siswa enjoy, kenapa tidak,” Ismunandar menambahkan.


(RRN)