Empat Nelayan Hilang di Perairan Laut Banda

ant    •    Sabtu, 15 Sep 2018 12:00 WIB
nelayan
Empat Nelayan Hilang di Perairan Laut Banda
ilustrasi Medcom.id

Ambon: Sebuah Kapal ikan KM Dzathan hilang kontak di perairan Laut Banda. Hingga Sabtu, 15 September kapal yang mengangkut empat awak itu belum ditemukan.

"Intinya kami dari Basarnas masih melakukan upaya pencarian dan penyelamatan karena dari hubungan telpon dengan pemilik kapal," kata Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin, di Ambon, Sabtu.

Muslimin mengakui, telah menerima informasi dari Amin selaku pemilik kapal bahwa KM Dzathan berada pada posisi 04 derajat 20'16'S - 129 derajat 24'57'E pada arah 306,63 Barat atau di sekitar Pulau Rum. Hingga hari ini upaya pencarian dan penyelamatan masih dilanjutkan. 

Diketahui Jumat 14 September 2018, Kantor SAR Ambon mendapatkan informasi dari Amin selaku pemilik kapal kalau KM. Dzhatan berangkat dari pelabuhan Banda pada Kamis, 13 September sekitar pukul 13.00 WIT.

Rute pelayaran kapal tersebut adalah dari Pulau Banda menuju Pulau Ambon, namun kapal mengalami mati mesin di sekitar perairan laut Banda pasa posisi 04 derajat 09'17'S - 129 derajat 13'42'E. 

Kemudian pada Jumat, 14 September sekitar pukul 09.45 WIT, tim rescue Pos SAR Banda Ambon menggunakan RIB 07 milik Pos SAR Banda beserta unsur potensi SAR bergerak menuju ke lokasi pencarian pada koordinat 09'17'S - 129 derajat 13'42'E.

Nama-nama korban di dalam kapal tersebut adalah Ibrahim La Gane (42), Au (27), Arifin (27), serta Udin (30). Kapal penangkap ikan KM Dzathan berwarna biru ini memiliki ukuran panjang 27 meter, lebar 4 meter dan beratnya 30 ton.



(ALB)