Harga Cabai Rawit di Lebak Tembus Rp135.000/Kg

   •    Sabtu, 11 Mar 2017 19:41 WIB
harga cabai
Harga Cabai Rawit di Lebak Tembus Rp135.000/Kg
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Basri Marzuki)

Metrotvnews.com, Lebak: Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lebak, Banten, masih tinggi berkisar Rp120 ribu-Rp135 ribu/kg.

"Saya kira harga cabai fluktuatif itu akibat persedian terbatas, bahkan cabai rawit merah mengalami kelangkaan," kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Orok Sukmana, seperti dikutip Antara, Sabtu 11 Maret 2017.

Pihaknya mengakui, pemerintah daerah tidak bisa mengendalikan harga cabai rawit karena pasokan di daerah sentra produksi relatif terbatas. Bahkan, cabai rawit merah dua pekan terakhir menghilang di pasaran. Oleh karena itu, harga cabai rawit tidak stabil, lanjutnya, saat ini berkisar Rp120 ribu-Rp135ribu/kg.

Namun, harga cabai keriting dan cabai merah besar kini relatif stabil dengan kisaran Rp30 ribu-Rp35 ribu/kg. "Kami yakin harga cabai rawit bisa kembali stabil jika pasokan melimpah," katanya.

Menurut Orok, selama dua bulan terakhir ini harga cabai rawit di Kabupaten Lebak terjadi kenaikan cukup signifikan dari sebelumnya harga normal Rp30 ribu/kg.  Kenaikan harga cabai rawit tersebut dipicu oleh cuaca ekstrem dengan curah
hujan cenderung meningkat sehingga tanaman cabai terserang hama juga penyakit tanaman. Bahkan, petani di sejumlah daerah di Lebak harus panen lebih awal karena tanaman cabai membusuk akibat curah hujan tinggi di daerah itu.

"Kami menilai cuaca ekstrem itu yang menyebabkan harga cabai mahal di pasaran," katanya.

Aminah, pedagang di Pasar Tradisional Maja Kabupaten Lebak mengatakan selama ini harga cabai berubah-ubah dan tidak stabil, sehingga ia menjualnya kepada konsumen berdasarkan harga yang dibeli di Pasar Induk Tanah Tinggi Tangerang.

Saat ini, dirinya menjual cabai rawit antara Rp120 ribu-Rp130 ribu/kg. Harga sebesar itu tentu banyak dikeluhkan konsumen dan terpaksa ia menjual terbatas guna menghindari kerugian.

"Kami menjual cabai rawit merah hanya lima sampai 10 kilogram per hari,padahal saat harga normal bisa mencapai 30 kilogram," katanya.


(ALB)