Banjir Luwu Utara Meluas ke Empat Kecamatan

Nurhalim Ali    •    Minggu, 16 Jul 2017 10:42 WIB
banjir
Banjir Luwu Utara Meluas ke Empat Kecamatan
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/Rizal)

Metrotvnews.com, Luwu Utara: Setelah terus diguyur hujan lebat selama beberapa jam malam tadi, banjir yang menerjang Luwu Utara, Sulawesi Selatan meluas. Kini, empat kecamatan di daerah tersebut terendam dengan ketinggian mencapai satu meter di sejumlah titik.

Warga mulai meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat lebih aman. Banjir juga merendam sejumlah fasilitas umum serta akses jalan, sehingga menyebabkan sejumlah desa terisolasi. Banjir akibat luapan Sungai Rongkong itu membuat aktivitas warga lumpuh.

Banjir telah menerjang Luwu Utara selama beberapa hari terakhir. Sebelumnya, banjir menerjang tiga kecamatan, yakni Sabbang, Baebunta, dan Malangke Barat. Hari ini, Minggu, 16 Juli 2017, banjir meluas ke kecamatan Malangke. Banjir merendam 18 desa.

Salah seorang korban banjir di desa Cenning, kecamatan Malangke Barat, Mariani, mengatakan banjir terjadi sejak tiga hari lalu. Banjir susulan kembali terjadi malam kemarin. "Semua isi rumah sudah terendam," kata Mariani yang memilih bertahan di lokasi banjir.

Kedelapan belas desa yang terendam banjir, yakni desa Beringin Jaya, Lembang-lembang, Lawewe, Mari-mari, Sabbang, Malimbu, Polewali, Wara, Limbong Wara, Pombakka, Cenning, Waelawi, Kalitata, di kecamatan Sabbang, Baebunta, serta kecamatan Malangke Barat.

Sementara itu, di kecamatan Malangke terdapat desa Tandung, Pince Putih, Ladongi, Takkalala, serta desa Girikusuma.

Dari ke-18 desa tersebut, empat di antaranya dinyatakan terisolir. Yakni desa Lawewe, Lembang-lembang, Wara/ serta desa Limbong Wara.


(SAN)