Disdik Bolmong Perkuat Pendidikan Karakter Cegah Kriminalitas di Sekolah

Mulyadi Pontororing    •    Rabu, 14 Feb 2018 17:27 WIB
pendidikanpenganiayaan
Disdik Bolmong Perkuat Pendidikan Karakter Cegah Kriminalitas di Sekolah
Ilustrasi pendidikan. (NTVN/Mohammad Rizal)

Manado: Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow akan memperkuat pendidikan karakter di wilayahnya, lantaran maraknya aksi kekerasan yang menimpa pendidik. Belum lama ini, seorang Kepala Sekolah SMP 4 Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Asri Tampi dianiaya orang tua siswa gegara tak terima anaknya diberi sanksi surat pernyataan. Asri kini harus menjalani perawatan serius. 

"Pendidikan berkarakter ini dimaksudkan untuk membiasakan siswa-siswa agar menaruh penghormatan terhadap yang lebih tua dan menyayangi yang muda," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow Renti Mokoginta saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 14 Februari 2018.

Selain itu kata dia, pendidikan berkarakter juga membiasakan peserta didik bersikap jujur, religius, toleransi, disiplin, kreatif, demokratis, semangat kebangsaan dan bersahabat.

Baca: Disdik Bolmong Kecam Penganiayaan Terhadap Kepsek

"Itu semua harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal peserta didik," terang Renti.

Kasus penganiayaan terhadap Kepala Sekolah SMP 4 Lolak, kata dia, menjadi pelajaran berharga bagi semua kalangan. Yakni bagaimana menjadikan dunia pendidikan menjadi tempat yang aman dan nyaman, serta jauh dari tindak kejahatan seperti penganiayaan.

"Ini yang kami tekankan kepada guru-guru agar terus menerapkan pendidikan berkarakter terhadap anak didik. Pendidikan budi perkerti dan akhlak harus betul-betul ditanamkan agar hal serupa tak lagi terjadi di dunia pendidikan khususnya di Bolmong," tambah Renti.

Dia pun meminta peran serta seluruh elemen masyarakat, khususnya kepada orang tua untuk membantu memberikan pendidikan moral yang baik di lingkungan keluarga.


(LDS)