Imunisasi Vaksin MR di Banten Rendah

Farhan Dwitama    •    Jumat, 13 Oct 2017 15:28 WIB
imunisasi
Imunisasi Vaksin MR di Banten Rendah
Perwakilan Unicef dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang dalam sosialisasi Imunisasi Vaksin MR, mengejar partisipasi 95 persen, Jumat 13 Oktober 2017.

Metrotvnews.com, Tangerang: Target imunisasi Measles Rubella (MR) di Provinsi Banten rendah. Informasi hoaks yang kerap beradar di masyarakat mengenai imunisasi vaksin Measles Rubella, ditengarai menjadi penyebab rendahnya angka partisipasi masyarakat Banten.

Health Specialist Unicef, Sugiarto, mengatakan, Provinsi Banten menjadi satu-satunya provinsi di pulau Jawa yang belum mencapai target imunisasi MR. Menurut dia, ada banyak faktor yang memengaruhi rendahnya angka partisipatif masyarakat Banten itu untuk mengimunisasi vaksin MR itu.

"Sebenarnya faktornya banyak, saya lihat semua pihak sudah berusaha maksimal cuma mungkin karena kurang pahamnya orangtua," kata Sugairto, Jumat, 13 Oktober 2017 dalam disukusi bertema 'Banten Kejar Imunisasi Bebaskan anak dari campak dan rubella' di Jalan Raden Fatah, Ciledug, Tangerang, Jumat 13 Oktober 2017.

Faktor lainnya, lanjut dia, adalah masifnya informasi hoax yang beredar mengenai imunisasi vaksin MR. 

"Selama kampanye, itu yang membuat orangtua semakin galau, makin takut membawa anaknya imunisasi," ujarnya. 

Dijelaskan dia, informasi hoax yang beredar tentang Vaksin MR itu, menyebut anak yang diimunisasi MR bisa mengalami autis. Selain itu masalah status halal juga menjadi penyebab lambatnya partisipasi masayarakat dalam mengajak putra-putri mereka diimunisasi 

"Di satu pihak mungkin (masalah kehalalan). Karena berbagai macam isu hoax itu, jadi saling membantu. Dari satu pihak isu ini, belum selesai timbul lagi isu yang lain, isu hoax ini yang mungkin di sebagian masyarakat ada yang terpengaruh," kata dia.


(ALB)