Nelayan Manado Dukung Pelarangan Cantrang

Mulyadi Pontororing    •    Jumat, 05 Jan 2018 17:26 WIB
nelayan
Nelayan Manado Dukung Pelarangan Cantrang
Salah satu nelayan Kota Manado, Pony Dany Telleng menyatakan dukungannya terhadap pelarangan cantrang.

Manado: Pelarangan penggunaan cantrang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan mendapat dukungan penuh oleh nelayan yang berpayung di Asisosiasi Nelayan Tradisional (Antra) Kota Manado, Sulawesi Utara.

Salah satu anggota Antra, Ponny Dany Teleng mengatakan, penggunaan cantrang di komunitasnya memang telah dilarang. Larangan diterapkan lantaran penggunangan cantrang dapat merusak ekosistem laut dan regenarasi ikan.

"Kalau menggunakan cantrang sudah pasti karang dan ikan-ikan kecil ikut terangkat, habitat rusak, ikan-ikan pun makin jarang," kata Ponny saat ditemui di rumah tambatan perahu nelayan Antra, di Keluraham Sario, Manado, Jumat 5 Januari 2018.

Ponny bilang, pelarangan cantrang sudah ada sebelum sebelum peraturan menteri keluar. Saat ini, kata dia, sekalipun cantrang tidak dilarang,  kawasan perairan di Manado memang sudah tidak memungkinkan menggunakan cantrang.

"Di sini hanya beberapa titik perairan saja yang bisa menggunakan cantrang, namun ada reklamasi titik penggunaan cantrang pun ikut hilang. Jadi ada dan tidak aturan tersebut cantrang memang sudah tidak cocok lagi dengan kondisi perairan di Kota Manado," ungkapnya.

Namun begitu, Ponny menyarankan agar pemerintah gencar bersosialisasi dan mencarikan solusi pengganti cantrang. Karena menurutnya, masih banyak rekan-rekannya belum tahu dampak penggunaan cantrang bagi ekosistem laut.

"Jadi bukan sekadar melakukan pelarang. Harus juga diedukasi dan dicarikan solusi. Kalau tidak bakalan melawan dan bakalan kacau. Pemerintah akan dianggap menyusahkan dan merugikan nelayan kalau begitu," sarannya.

Nelayan lain, Sudirman Hinilo menganggap mereka yang menolak pelarangan hanya berpikir untuk keuntungan saat ini dan tak memikirkan masa akan datang. Meski begitu ia tak menampik jika pelarangan cantrang dapat mengurangi pendapatan nelayan yang khusus menggunakan cantrang.

Sementara itu, untuk mendapatkan ikan, Ponny mengaku dia dan rekannya hanya menggunakan  pancing ulur (hand line), pancing noru (pancing denganmata pancing), dan beberapa lainnya yang dianggap ramah lingkungan.


(ALB)

Eks Koruptor Wa Ode Nurhayati Ikut Pembahasan KTP-el

Eks Koruptor Wa Ode Nurhayati Ikut Pembahasan KTP-el

2 days Ago

Nurhayati yang saat itu masih duduk di Komisi II DPR bahkan mengetahui poin-poin pembahasan meg…

BERITA LAINNYA