Terduga Teroris Serpong Ditangkap Usai Mengantar Anak Sekolah

Farhan Dwitama    •    Jumat, 11 Aug 2017 15:49 WIB
terorisme
Terduga Teroris Serpong Ditangkap Usai Mengantar Anak Sekolah
Suasana pintu utama Cluster Melia Grove, Perumahan Graha Raya Bintaro, Tangerang Selatan, Jumat 11 Agustus 2017. Foto: Metrotvnews.com/Farhan

Metrotvnews.com, Tangerang: SPT, terduga teroris, ditangkap Detasemen Khusus Antiteror 88 Polri usai mengantar anak sekolah. Dia ditangkap di pintu gerbang Perumahan Graha Raya Bintaro, Cluster Melia Grove, Kota Tangerang Selatan, Banten, pagi tadi.

Densus sudah mengintai pergerakan SPT sejak Subuh di sebuah musala. SPT rencananya ditangkap usai salat Subuh di musala yang berjarak 100 meter dari rumah kontrakannya. Namun, pagi itu, SPT tak pergi ke musala. Densus baru menangkap SPT pada pukul 06.20 WIB SPT tak lama usai pulang mengantar anak sekolah.

"Dia ditangkap di sini (pos penjagaan cluster)," kata komandan keamanan cluster, Husen, Jumat 11 Agustus.

Menurutnya, sebelum menangkap SPT, polisi sudah beberapa hari ikut menjaga lingkungan perumahan. "Semalam dari pukul 02.00 WIB polisi sudah standby," kata dia.

Husen mengatakan SPT dikenal pandai bergaul dan kerap salat berjemaah di musala. "Biasanya Subuh pasti ke musala," ujar dia.

Baca: Terduga Teroris Ditangkap di Serpong Dikenal sebagai Pekerja Furnitur

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan SPT ditangkap karena diduga mendanai kepergian sejumlah orang ke Filipina dan Suriah.

"SPT menggalang dana dan memberangkatkan beberapa orang ke Filipina dan Suriah," kata Martinus di Mabes Polri, Jakarta.

Di dua negara itu, ISIS menyerang pemerintahan dan militer setempat. Di Suriah, pasukan ISIS mengklaim melakukan serangan mematikan untuk mempertahankan Raqqa, ibu kota de facto kelompok militan tersebut, akhir Juli 2017.


(UWA)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

25 minutes Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA