Pengusaha Inginkan Jalur Tol Laut Surabaya-Biak

   •    Kamis, 18 May 2017 09:13 WIB
tol laut
Pengusaha Inginkan Jalur Tol Laut Surabaya-Biak
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) saat melepas keberangkatan perdana kapal Tol Laut Logistik Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/10/2016). Antara Foto/M Agung Rajasa/ama/16

Metrotvnews.com, Biak Numfor: Kalangan pengusaha pemasok bahan pokok di Kabupaten Biak Numfor, Papua, ingin ada jalur tol laut rute Surabaya-Biak. Kalau rute ini dibuka akan mempelancar distribusi bahan makanan saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2017.

Asisten II Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi Kabupaten Biak Mahasunu mengatakan, permintaan pengusaha pemasok kebutuhan bahan pokok telah disampaikan kepada Pemkab Biak Numfor saat rapat kesiapan kebutuhan hari raya.

Mahasunu menyebutkan, alasan permintaan pembukaan tol laut jalur Surabaya-Biak lebih menguntungkan pengusaha lokal untuk menjamin terpenuhi suplai kebutuhan bahan pokok ke Biak Numfor. Keuntungan lainnya, menurut Mahasunu, harga bahan pokok murah karena dipenuhi dari Surabaya yang merupakan pusat produksi.

Sementara ini, jalur tol laut yang menuju Biak dari Makkasar. Mahasunu mengatakan, usulan pengusaha tersebut menjadi perhatian Pemerintah Biak.

"Pemkab Biak melalui Dinas Perindag akan menyampaikan permintaan pengusaha pemasok bahan pokok kepada Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, dan kementerian terkait di lainnya di Jakarta," kata Mahasunu di Biak, Kamis 18 Mei 2017.

Mahasunu mengakui, selama ini suplai bahan pokok ke Biak dominan dari Surabaya dan Makassar, Sulawesi Selatan, serta sayur mayur dari Manado. Berdasarkan data rute tol laut Makassar-Biak yang dilayani kapal barang Caraka, dominan dimanfaatkan pengusaha bahan bangunan untuk memasok semen dan barang campuran. (Antara)


(TRK)

IDI: Pemeriksaan Kesehatan Setnov Sudah Sesuai Kaidah Kedokteran

IDI: Pemeriksaan Kesehatan Setnov Sudah Sesuai Kaidah Kedokteran

44 minutes Ago

IDI menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan Setya Novanto untuk second opinion berdasarkan kaid…

BERITA LAINNYA