DPR Duga Proyek Tol Manado-Bitung tak Sesuai Prosedur

Mulyadi Pontororing    •    Senin, 30 Apr 2018 18:32 WIB
longsortol
DPR Duga Proyek Tol Manado-Bitung tak Sesuai Prosedur
Proses evakuasi korban yang tertimbun longsoran material bangunan tol Manado-Bitung, Sulut, Selasa, 17 April 2018, istimewa

Manado: Komisi V DPR RI menduga kejanggalan terjadi pada standar operational prosedur (SOP) yang dilaksanakan PT Wijaya Karya dalam kecelakaan pengerjaan tol Manado-Bitung, Sulawesi Utara. Kecelakaan itu menewaskan dua pekerja.

Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis menjelaskan Tol Manado-Bitung merupakan salah satu proyek yang terkena moratorium setelah sejumlah kasus kecelakaan proyek konstruksi. Moratorium dicabut pada Februari 2018.

"Pertimbangannya yaitu meningkatkan SOP," kata Fary saat berkunjung ke lokasi pengerjaan jalan tol Manado-Bitung yang ambruk di Desa Tumaluntung, Kabupaten Minahasa Utara, Senin, 30 April 2018.

Baca: Tol Manado-Bitung Longsor, Tiga Pekerja Tertimbun Coran

Tapi, kecelakaan di jalan tol itu terjadi setelah moratorium dicabut. "Lalu, apa yang diperketat dalam SOP," tanya Fary.

Padahal juga, selain SOP, sejumlah masalah seperti hal quality, health, safety, security, and environment (QHSSE) juga telah dievaluasi di setiap BUMN Karya untuk mencegah kasus-kasus seruoa terjadi lagi.

Fary menduga terdapat kesalahan prosedur dalam proyek tersebut. Salah satu keahenannya, mengapa pada saat pengecoran berlangsung pada bagian atas overpass, terdapat pekerja yang tengah beraktitas di bawah proyek. 

Seharusnya, tegasnya, hal itu menjadi hal mendasar dalam penerapan Kesehatan Keselamatan Kerja (K3). Dia bahkan berencana membentuk panitia khusus untuk mengungkap kasus tersebut.



(RRN)

Aset Novanto Terancam Disita KPK

Aset Novanto Terancam Disita KPK

10 hours Ago

Penyitaan dilakukan untuk membayar sisa uang pengganti kerugian negara atas korupsi KTP-el, yan…

BERITA LAINNYA