Mensos: e-Warong Permudah Penerimaan Bantuan untuk Warga

Riyan Ferdianto    •    Jumat, 23 Sep 2016 16:20 WIB
mensos
Mensos: e-Warong Permudah Penerimaan Bantuan untuk Warga
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat peluncuran e-Warong - MTVN/Riyan Ferdianto

Metrotvnews.com, Kediri: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyebut dengan e-Warong penyaluran bantuan sosial masyarakat bisa diterima dengan tepat, mudah dan cepat. Dengan begitu tidak ada lagi penerimaan bansos telat. 

"Dengan e-Warong masyarakat bisa menerima bansos dengan tepat, cepat, dan mudah. Termasuk raskin, jika biasanya masyarakat menemukan beras berjamur dan berkutu, lewat e-Warong ini mereka bisa pilih beras kelas medium dan lebih baik," ujar Mensos Khofifah di acara peresmian e-Warong di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (23/9/2016). 

Khofifah menyebut, pemerintah akan mengintegrasikan berbagai bantuan sosial melalui e-Warong, hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat jumlah. Adapun e-Warong adalah koperasi yang anggotanya seluruh penerima raskin atau rastra.

“Karena tiap bulan mereka akan menerima transfer untuk rastra yang itu sekarang dalam bentuk bantuan pangan, bukan subsidi pangan,” pungkas dia. 


Peluncuran e-Warong di Kediri - MTVN/Riyan Ferdianto 

Kabupaten Kediri, saat ini baru berdiri satu e-Warong. sementara kebutuhan total minimal sebanyak 13 unit. Untuk itu, Khofifah berharap, Pemkab Kediri segera menyiapkan pengembangan e-Warong yang masih kurang 12 unit lagi.

Sementara untuk seluruh Indonesia ia menetapkan target Program Keluarga Harapan (PKH) nontunai mencapai 665.000 hingga Desember mendatang. Sedangkan untuk e-Warong targetnya di tahun depan bisa menambah jadi 3.000 e-Warong.

Rencana ke depan ada berbagai bansos pemerintah yang akan disalurkan lewat KKS BRI, di antaranya bansos PKH, program beras sejahtera, dan bantuan siswa miskin melalui Kartu Indonesia Pintar. Seluruh bansos tersebut bisa memanfaatkan satu KKS BRI.


(REN)

Video /