Muncikari Prostitusi Online di Tangerang Ditangkap

Hendrik Simorangkir    •    Jumat, 06 Apr 2018 20:28 WIB
prostitusi online
Muncikari Prostitusi Online di Tangerang Ditangkap
ilustrasi Medcom.id

Tangerang: Polresta Tangerang membongkar jaringan prostitusi online melalui media sosial WhatsApp. Seorang pria berinisial KB, 40, sebagai muncikari ditangkap di Hotel Amaris di Panongan, Kabupaten Tangerang.

KB yang diamankan tim buser terdiam seribu bahasa. Sebab, petugas mendapati adanya percakapan transaksi perdagangan manusia di aplikasi handphone miliknya.

Selain menyita telepon seluler tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa, uang sebesar Rp1,8 juta, dua bungkus alat kontrasepsi dan bukti pembayaran kamar Hotel Amaris.

"Tersangka kedapatan memperdagangkan wanita sebagai pekerja seks. Itu kami temukan dalam percakapan WA," ujar Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Wiwin Setiawan, Jumat, 6 April 2018. 


Sejumlah barang bukti yang disita polisi

Wiwin menjelaskan, bisnis prostitusi online ini terbongkar setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi Hotel Amaris di Panongan, Kabupaten Tangerang.

"Dan benar saja, tersangka telah memperdagangkan wanita ke pria hidung belang dengan tarif Rp500 ribu," kata Wiwin.

Saat ditangkap, KB tengah memperdagangkan 3 wanita yang berprofesi sebagai kapster salon. Para wanita itu, lanjut Wiwin, sebagai korban perdagangan manusia. Mereka saat ini tengah dimintai keterangan sebagai saksi.

"Ketiganya berstatus korban dan tengah dimintai keterangan oleh penyidik," ucap pria yang juga mantan Kapolsek Balaraja itu.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat pria berkepala pelontos itu dengan Pasal 10 atau Pasal 12 Undang-undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.


(ALB)