Pengangkatan Guru Honorer Diharapkan Diikuti Peningkatan Mutu

Farhan Dwitama    •    Jumat, 09 Feb 2018 08:59 WIB
pendidikanguru
Pengangkatan Guru Honorer Diharapkan Diikuti Peningkatan Mutu
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar. (MI/IMMANUEL ANTONIUS)

Tangerang Selatan: Rencana pengangkatan guru tidak tetap (GTT) atau honorer disambut baik pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan. Dengan adanya pengangkatan dan peningkatan kesejahteraan, diharap bisa diikuti dengan peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di Tangsel. 

“Tentu kesejahteraannya akan meningkat, dan diharapkan kualitas kinerjanya juga menjadi lebih baik, sehingga mutu pendidikan kita menjadi lebih baik,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Taryono, Jumat 9 Februari 2018. 

Tercatat, ada lebih 8 ribu guru di Tangsel berstatus tenaga  honorer. Baik di sekolah negeri, swasta dan madrasah negeri juga swasta. Dari 8 ribu guru honorer, sebanyak 1.705 guru honorer tersebar di PAUD, SD, SMP negeri, sisanya berada di madrasah dan swasta. 

Baca: Pemerintah akan Angkat Puluhan Ribu Guru Honorer

“Kalau jumlah guru kami tidak kekurangan, baik dari tingkat PAUD, SD hingga SMP baik negeri maupun swasta, begitu pun dengan yang madrasah,” terangnya. 

Sementara itu, Yulis, 26, guru tetap di sekolah swasta Global Islamic School 2 Serpong, Tangerang Selatan mengaku, tak begitu tertarik menjadi guru PNS. 

Menurut dia, sekolah swasta tempatnya bekerja saat ini sudah sangat baik dalam memberikan kesejahteraan bagi para guru. 

“Kalau bicara cukup, enggak akan ada cukupnya. Tapi jika dibanding dengan sekolah saya saat ini masih lebih baik di swasta, dibanding menjadi ASN, tapi kami juga berharap, guru-guru swasta bisa memperoleh tunjagan sertifikasi,” katanya. 

Baca: Rencana Pengangkatan Guru Honorer Disambut Baik Dindikbud Tangsel



(LDS)