Pemprov Sulsel Siapkan 29 Ribu Paket Sembako Murah

Andi Aan Pranata    •    Kamis, 18 May 2017 15:05 WIB
sembako
Pemprov Sulsel Siapkan 29 Ribu Paket Sembako Murah
Rapat koordinasi pasar murah di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar -- MTVN/Andi Aan Pranata

Metrotvnews.com, Makassar: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan sejumlah BUMN berencana menggelar pasar murah pada Ramadan mendatang. Sebanyak 29 ribu paket sembako disiapkan untuk disebar di 24 kabupaten/kota.

"Sembako ini khusus untuk warga kurang mampu. Titik pelaksanaan pasar murah juga akan difokuskan pada wilayah-wilayah yang banyak warga miskin," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Sulsel Gemala Fauza usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Kamis 18 Mei 2017.

Pasar murah rencananya digelar mulai 6 Juni, ditandai peluncuran di Lapangan Hasanuddin Makassar. Pasar murah berlangsung serentak selama sepekan. Khusus di Makassar, pasar direncanakan pada lima titik berbeda.

Paket sembako murah dari Pemprov Sulsel berisi sejumlah bahan pangan, antara lain 2 kilogram beras, 2 kilogram gula, 2 kilogram tepung terigu, dan 2 liter minyak goreng. Ada juga dua kaleng susu kental manis, tiga pouch mentega, dan satu kaleng biskuit.

"Harga per paket Rp50 ribu, dari harga normal Rp147.500 per paket. Kami memperoleh harga dari distributor senilai Rp127.100 per paket. Sehingga, ada subsidi bagi masyarakat sebesar Rp77.100," ujar Gemala.

Untuk mendapatkan paket sembako murah, warga kurang mampu harus menebus dengan kupon. Kupon bakal didistribusikan melalui kantor kelurahan dan camat, yang dianggap paling mengetahui warga yang berhak.

"Sehingga orang yang mampu secara ekonomi tidak boleh mendapatkan kupon tersebut. Kami berupaya agar paket sembako murah ini tepat sasaran," Gemala menambahkan.


(NIN)

IDI: Pemeriksaan Kesehatan Setnov Sudah Sesuai Kaidah Kedokteran

IDI: Pemeriksaan Kesehatan Setnov Sudah Sesuai Kaidah Kedokteran

43 minutes Ago

IDI menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan Setya Novanto untuk second opinion berdasarkan kaid…

BERITA LAINNYA