SMAN 1 Manado Pungut Sumbangan untuk Tutupi Kekurangan Dana BOS

Mulyadi Pontororing    •    Kamis, 10 Aug 2017 13:47 WIB
sekolah
SMAN 1 Manado Pungut Sumbangan untuk Tutupi Kekurangan Dana BOS
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Manado: sejumlah SMA di Manado, Sulawesi Utara, sudah memungut sumbangan sebelum Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah diberlakukan. Salah satunya SMA Negeri 1 Manado yang memungut sumbangan berdasarkan persetujuan orang tua siswa melalui rapat komite.

"Besaran sumbangannya variatif, tergantung kemampuan orang tua," kata Wakil Kepala SMA Negeri 1 Manado Alex Tamba di kantornya, Jalan Siswa, Kelurahan Sario, Manado, Kamis 10 Agustus 2017.

Alex menjelaskan, tidak semua siswa bisa dipungut sumbangan. Apalagi siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) wajib dibebaskan dari segala pungutan.

"Mereka bahkan mendapatkan dana, bukan mengeluarkan dana," ujar Alex.

Dana sumbangan, terang Alex, digunakan untuk berbagai keperluan penunjang pendidikan. "Seperti di bidang ekstrakurikuler dan perbaikan sekolah. Termasuk juga pengadaan barang. Intinya, penggunaan sumbangan untuk menunjang sarana dan prasarana pendidikan," tandasnya.

Menurut Alex, pemungutan sumbangan dilakukan untuk menutupi kekurangan dana biaya operasional sekolah (BOS). "Dengan sekolah sebesar ini, dana BOS tak mampu mencukupi semua kebutuhan. Jadi, kita rapat komite bersama orang tua dan semua setuju dengan penarikan sumbangan. Tinggal biayanya itu diatur dan sesuai kesepakatan bersama, tergantung kemampuan orang tua masing-masing," tutupnya.


(NIN)