Sopir Bus di Tangerang Dites Urine

Hendrik Simorangkir    •    Jumat, 08 Jun 2018 16:57 WIB
Mudik Lebaran 2018
Sopir Bus di Tangerang Dites Urine
Polres Metro Tangerang Kota, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dan Dinas Perhubungan, melakukan tes kesehatanan serta tes urine kepada 50 sopir bus di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.

Tangerang: Polres Metro Tangerang Kota, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dan Dinas Perhubungan, melakukan tes kesehatan dan urine kepada 50 sopir bus di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. Pemeriksaan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan saat melakukan perjalanan selama arus mudik Lebaran 2018. 

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley Silalahi mengatakan, hal tersebut guna mengecek kesiapan kesehatan sopir yang nantinya akan berangkat mudik. 

"Kita telah melaksanakan tes kesehatan, tes urine, tensi darah, berat badan, dan pemberian vitamin kepada 50 sopir yang berada di Terminal Poris Plawad," ujar Harley, Jumat 8 Juni 2018. 

Dalam cek kesehatan tersebut, Harley menambahkan, akan ada konseling seputar kesehatan dan persiapan sopir saat mengendarai bus selama berjam-jam.

"Kita cek semua kesiapan sopir sehingga dengan demikian mudah-mudahan pelaksanaan mudik tahun ini bisa berjalan lancar," kata Harley.

Sejauh ini, sambung Harley, dalam pemeriksaan tes urine dan kesehatan belum ada ditemukan indikasi zat terlarang dari sopir.

"Dari yang kita cek hari ini belum ada ditemukan adanya penggunaan zat atau obat-obatan terlarang. Apabila ditemukan, akan kita sampaikan kepada pengelola agar yang bersangkutan tidak memberangkatkan kendaraannya," ucapnya.

Terminal Poris Plawad sendiri telah menyediakan posko mudik yang berlokasi di dekat pintu masuk terminal. Posko tersebut terdiri dari berbagai instansi terkait yakni Polres Metro Tangerang, Dinkes Tangerang, dan Dishub Tangerang, guna memberikan pengamanan pada kegiatan arus mudik 2018.

"Jadi kita telah membuat posko pelayanan ada di sebelah kanan terminal. Kita tempatkan 10 personel dari Polres Metro dibantu dengan dinas perhubungan, pramuka, dan dari dinkes Tangerang dan instansi lainnya," paparnya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tangerang Indri Bevy menjelaskan, cek kesehatan diperuntukan untuk mengecek kesiapan fisik sopir yang berada di Terminal Poris Plawad, Tangerang.

"Kerjasama antara Polres, Dinkes, dan Jasa Raharja, kita melaksanakan pengecekan alat vital, tekanan darah, apa ada penyakit tertentu seperti, diabetes, hipertensi. Juga ada pemeriksaan urine untuk cek apakah pakai obat-obatan terlarang apa tidak," jelas Indri.

Indri menuturkan, dalam pengecekannya itu pihaknya memiliki kewenangan dalam merekomendasikan seorang sopir apakah layak mengendarai atau tidak.

"Nanti bila ditemukan indikasi-indikasi positif, maka kita akan koordinasikan kepada pihak terminal bahwa sopir tersebut tidak layak pergi dan nanti pihak terminal yang akan memutuskan," pungkasnya.


(ALB)