Bupati Tangerang Menyurati Tiga Kementrian Terkait Aturan Persampahan

Farhan Dwitama    •    Kamis, 13 Jul 2017 10:39 WIB
sampah
Bupati Tangerang Menyurati Tiga Kementrian Terkait Aturan Persampahan
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar usai menggelar focus group discussion terkait pengelolaan sampah di Pendopo Bupati Tangerang -- MTVN/Farhan Dwitama

Metrotvnews.com, Tangerang: Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar Bakal menyurati Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Koordinator Bidang Maritim terkait landasan hukum persampahan daerah. Hingga kini, Pemkab Tangerang mengaku belum mampu mengelola sampahnya dengan baik.

"Selama ini, sampah kita angkat, angkut, buang," kata Zaki usai Forum Group Discussion (FGD) Penanganan Sampah di Pendopo Bupati Tangerang, Kamis 13 Juli 2017.

Menurut Zaki, hal yang sama banyak dialami sejumlah daerah di Indonesia yang galau tentang tata kelola persampahan yang baik dan benar. Sementara, dari waktu ke waktu sampah rumah tangga dan industri semakin menumpuk.

"Beberapa pengalaman, memang pada akhirnya pemerintah daerah terbentur aturan. Sementara, kita (pemda) ingin sampah di Kabupaten Tangerang dikelola dengan baik," ujar Zaki.

Karena itulah, Zaki menggelar FGD. Hasilnya, didapatkan beberapa kesimpulan. Pertama, belum ada peraturan konkrit terhadap pengelolaan sampah daerah.

Kedua, belum ada peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam industri persampahan. Terakhir, belum ada kepastian teknologi yang bisa digunakan di Indonesia terkait tata kelola sampah.

"Langkah konkret ke depannya, kita akan bersurat ke Kemendagri, Kementrian LHK, dan Kemenko Bidang Maritim mengenai proses atau persyaratan pengelolaan sampah," lanjut dia.

Saat ini, pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang dilakukan di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Sukadiri. Dari total 20 hektare lahan, TPA Jatiwaringin baru memanfaatkan 7 hektare lahan miliknya untuk menimbun 1.600 ton sampah rumah tangga Kabupaten Tangerang setiap harinya.

"Karena sampahnya sudah menumpuk banyak sekali, sehingga menghasilkan air limbah yang meresap ke dalam air tanah maupun sekitar TPA Jatiwaringin sampai ke Sungai Cepuk," ucap dia.

Pemkab Tangerang mengaku perlu segera memiliki pengelolaan sampah secara baik, ramah lingkungan, dan terimtegrasi. "Kalau konsep banyak cuma yang jalan belum ada, karena kita ini Pemerintah harus ada payung hukum untuk melakukan itu," bilang Zaki.


(NIN)