Kemenkumham Selidiki Peran Sipir Kasus Napi Kabur di Makassar

Andi Aan Pranata    •    Kamis, 18 May 2017 16:45 WIB
tahanan kabur
Kemenkumham Selidiki Peran Sipir Kasus Napi Kabur di Makassar
Sejumlah tahanan berada di balik pagar gedung lama yang telah di renovasi di Rumah Tahanan kelas I usai di resmikan, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (13/1). --ANTARA FOTO/Dewi Fajriani--

Metrotvnews.com, Makassar: Tim pemeriksa yang dibentuk Kementerian Hukum dan HAM masih menyelidiki kasus kaburnya tiga narapidana Lembaga Pemasyarakatan Klas I Makassar, Sulawesi Selatan. Sejauh ini tim masih berfokus mendalami keterlibatan maupun unsur kelalaian sipir atas kejadian tersebut.

"Sampai sejauh kami belum terima hasilnya. Masih ada di tangan tim dari pusat. Kami sendiri tidak masuk (di tim)," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel Sahabuddin Kilkoda melalui telepon, Kamis 18 Mei 2017.

Sahabuddin menyatakan, tim pemeriksa telah meminta keterangan kepada delapan sipir yang bertugas saat napi kabur, pada Minggu dinihari 7 Mei lalu. Jika ditemukan unsur kelalaian maupun keterlibatan mereka, dipastikan ada sanksi tegas menanti. Antara lain pemberhentian atau diusut sesuai hukum yang berlaku.

Terpisah, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulsel Jauhar Fardin mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan sementara diperkirakan kaburnya napi tidak terkait dengan terkait dengan keterlibatan para sipir. Melainkan murni pelarian yang direncanakan oleh para napi.

"Itu hasil pemerikasan internal. Kalau hasil pemeriksaan tim dari pusat, belum ada. Kita tunggu saja," ujarnya.

Lebih lanjut, Jauhar menjelaskan, Lapas Klas I Makassar saat ini kurang layak jika dibandingkan dengan standar terbaru. Lapas tersebut dianggap sangat minim dari segi kapasistas penampungan, serta fasilitas keamanan untuk mengawasi para narapidana.

Disebutkan, Lapas seharusnya berkapasitas 740 orang. Namun saat ini jumlah penghuni mencapai 1.133 orang. Rasio petugas penjaga mencapai 1:100, jauh di atas standar seharusnya 1:20. Adapun konstruksi bangunan juga mesti ditambah sejumlah pagar pengaman tambahan.

"Kondisi-kondisi ini yang dimanfaatkan oleh tiga napi untuk melarikan diri. Waktu mereka kabur, petugas tidur. Kenapa tidur? Karena tidak ada yang bergantian jaga, petugasnya sedikit," kata Jauhar.


(ALB)

KPK Periksa Adik Andi Narogong

KPK Periksa Adik Andi Narogong

49 minutes Ago

Vidi akan diperiksa untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

BERITA LAINNYA