Orang Tua Serbu Posko Pengaduan PPDB Tangsel

Farhan Dwitama    •    Selasa, 10 Jul 2018 11:28 WIB
pendidikan
Orang Tua Serbu Posko Pengaduan PPDB Tangsel
Orang tua calon pendaftar datangi posko permasalahan PPDB di SMPN 11 kota Tangerang Selatan, Selasa 10 Juli 2018. Medcom.id/Farhan Dwitama

Tangerang: Posko pengaduan permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online yang ada di SMPN 11 Kota Tangerang Selatan, Banten, dipadati orang tua calon siswa pada Selasa, 10 Juli 2018. Orang tua 'menyerbu' lantaran masih mengalami sejumlah kendala saat mendaftar online.

"Saya sudah dari kemarin, ternyata masalah belum tuntas. Enggak ngerti saya sama cara kerja orang Dinas di Tangsel," ucap Nida, orang tua calon siswa asal Pondok Aren Tangsel.

Anaknya terkendala masalah nomor induk kependudukan (NIK) yang tidak tersinkronasi. Padahal sebelum masa perpanjangan NIK sang anak calon peserta didik baru terkonfimasi dan masuk dalam sistem.

"Inikan aneh, saya harusnya bisa urus yang lain, malah cuma bolak-balik urus ini. Anak saya banyak, kerjaan rumah juga numpuk," kesalnya sambil menggendong si bungsu.

Lisa warga Pondok Aren, mengakui masih ada kekacauan dalam persoalan PPDB online tahun ini. Dia yang juga mendaftarkan anaknya pada PPDB online tahun 2017 lalu, mengaku tak mengalami kendala separah tahun ini.

"Ini benar-benar kacau, masih lebih baik tahun lalu. Padahal baru pertama sistem online tapi masih lebih baik, meski juga terjadi masalah,” ucapnya.

Kekacauan PPDB online yang anaknya alami, lantaran data sang anak terhapus, padahal  nilai anak dan zonasi anaknya lebih baik dari anak lain.

“Masa anak saya kalah sama temanya yang nilainya lebih kecil. Kita sama sama dalam zonasi, satu kelurahan, satu sekolah SD-nya. Tapi anak saya malah tersingkir, sedangkan temannya yang nilainya jatuh masih bisa bertahan. Ini sistemnya pasti kacau,” kata dia.

Dinas Pendidikan kota Tangerang Selatan, sejak Senin 9 Juli kemarin melakukan perpanjangan masa pendaftaran. Hal ini disebabkan erornya sistem PPDB online di Tangsel sejak hari pertama pendaftaran pada 4 Juli 2018 kemarin.

Dalam laman situs ppdb.dindikbudtangsel.com tertulis 7 poin informasi terbaru yang ditujukan bagi pendaftar PPDB online tingkat SMP negeri itu. Kepala Dinas Pendidikan kota Tangsel, Taryono menyatakan perpanjangan waktu pendaftaran dari sebelumnya dijadwalkan tanggal 4 sampai 7 Juli, diperpanjang hingga 11 Juli 2018.

"Kami memohon maaf, karena memang ada perbaikan-perbaikan di sistem. Tim kami sedang bekerja untuk itu, supaya ini menjadi lebih baik," kata dia.

Selanjutnya, bilang Taryono, bagi calon pendaftar yang masih menemui masalah, saat pendaftaran, bisa menyambangi posko permasalahan PPDB online di SMPN11 di Rawa Buntu, Serpong.


(SUR)