Mensos Kucurkan Bantuan Rp6,9 Miliar untuk Korban Erupsi Sinabung

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 10 Jul 2018 13:28 WIB
Berita Kemensos
Mensos Kucurkan Bantuan Rp6,9 Miliar untuk Korban Erupsi Sinabung
?Menteri Sosial Idrus Marham menyerahkan bantuan jaminan hidup untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Foto:Dok)

Karo: Menteri Sosial Idrus Marham menyerahkan bantuan jaminan hidup untuk korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Total bantuan senilai Rp6,9 miliar.

Pada penyerahan bantuan, politikus Golkar ini didampingi Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat, Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana, sejumlah pejabat lainnya, dan perwakilan pengungsi yang menerima secara simbolis bantuan.

"Pesan Bapak Presiden apabila ada anak bangsa yang terkena masalah, harus diberikan bantuan. Ini bentuk tanggung jawab negara kepada rakyat," kata Mensos Idrus.

Bantuan tersebut diserahkan untuk 7.690 pengungsi dari Kecamatan Namanteran, Kecamatan Simpang Empat, dan Kecamatan Tiganderket. Penerima bantuan jaminan hidup korban bencana erupsi Gunung Sinabung merupakan bagian dari Relokasi Tahap 3 yakni di Siasor. Mereka adalah warga dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Simpang Empat terdiri dari Desa Jeraya, Desa Pintu Besi, Desa Tiga Pancur, Desa Kuta Tengah, Desa Sukanalu Teran. Kecamatan Namanteran terdiri atas dua desa yakni Sigarang-garang dan Kuta Gugung. Kecamatan Tiganderket di Desa Mardinding.  

"Sejak 2014 hingga 2018, bantuan untuk korban erupsi Gunung Sinabung disalurkan secara bertahap. Hal ini sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo agar kebutuhan rakyat terdampak erupsi menjadi prioritas. Perlindungan dan jaminan sosial korban menjadi perhatian serius Bapak Presiden," ucap Mensos.

Mensos mengatakan, pemerintah terus memberikan perhatian kepada rakyat, termasuk yang menjadi korban bencana. 

Idrus pun berpesan agar bantuan dipergunakan sebaik-baiknya. "Saya ingatkan, mohon uang itu betul-betul digunakan untuk kepentingan keluarga," katanya.



Ia juga meminta Bupati Tanah Karo Terkelin Brahmana untuk menginventarisir warganya yang menjadi korban erupsi yang tidak mampu, sehingga bisa diikutsertakan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Rastra.

Bantuan untuk korban bencana erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara sejak 2014 hingga Juli 2018 mencapai Rp79.083.590.818. Bantuan tersebut terdiri atas bantuan Jaminan Hidup Rp12.070.980.000, bantuan Isi Hunian Tetap Rp4.434.000.000, Santunan Ahli Waris dan Luka Berat Rp250.000.000, bantuan Logistik Darurat Rp6.063.518.730, Bantuan Beras senilai Rp5.069.922.088, Bantuan Paket Sembako Rp249.800.000, Bantuan Program Penanggulangan Bencana Sosial Rp159.000.000, Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Rp25.650.930.000, dan Bantuan Pangan Beras Sejahtera Rp25.135.440.000. 

Bantuan tambahan lainnya adalah dua unit mobil angkutan anak sekolah, 24.000 kg ikan makarel, 250 paket sepatu anak sekolah, 250 paket seragam, tas dan alat tulis sekolah anak, 80 baju hangat, dan 20 unit kursi roda.



Pemerintah pada saat ini berfokus pada relokasi tahap kedua yakni Relokasi Mandiri dan penuntasan relokasi tahap 3 yang saat ini masih berada di Hunian Sementara (Huntara). Rencananya relokasi tahap 3 ini akan di relokasi ke kawasan Relokasi Siosar.

"Pemerintah turun tangan dan memastikan setiap anak bangsa yang tertimpa masalah harus diberikan bantuan," kata Mensos.


(ROS)