60 Warga Jambi Rugi Rp700 Juta Akibat Arisan Online

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 09 Mar 2018 03:11 WIB
penipuan
60 Warga Jambi Rugi Rp700 Juta Akibat Arisan Online
Polisi menata sejumlah barang bukti saat ungkap kasus penipuan online di Polrestabes Surabaya, Jawa Timur. (Foto: ANTARA/Didik Suhartono)

Jambi: Sebanyak 60 orang warga Jambi menjadi korban penipuan arisan online lewat media sosial. Kerugian yang ditanggung diperkirakan mencapai Rp700 juta.

Merasa kecewa uang tak kunjung ada kejelasan, puluhan korban langsung menggeruduk rumah pelaku yang merupakan pasangan suami istri, yakni Marina Safitri dan Adi. 

Kedatangan puluhan korban ini bermasuk untuk menanyakan uang arisan bulanan mereka yang tidak dicairkan oleh Marina yang merupkan owner arisan online.

Salah satu korban, Yusril mengatakan, awalnya pelaku menawarkan arisan lewat media Facebook istrinya, dengan iming-iming mendapatkan keuntungan 100 persen selama satu bulan.

Setelah istrinya mengikuti arisan tersebut, pelaku berjanji bakal memberikan keuntungan. 

"Hanya saja selama satu bulan menunggu tidak ada penjelasan dari pelaku untuk membayar uang arisan istrinya yang telah disetor sebesar Rp25 juta," ungkap Yusril kepada Metro TV, Kamis, 8 Maret 2018.

Bukan hanya Yusril dan istrinya, korban penipuan lainnya mengaku mengalami kerugian dari Rp10 juta hingga Rp50 juta. Mereka yang ikut arisan mengaku tergiur, karena sebelumnya berjalan lancar.

Tapi, setelah dua bulan berjalan, arisan online ini mulai macet, sehingga para korban langsung bingung. 

"Mendatangi rumah pelaku, tapi pelaku hanya berjanji akan membayar utangnya," pungka Yusril.


(LDS)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA