18 Polisi di Sulsel Diperiksa Diduga Lakukan Pungutan Liar

Faizal Wahab    •    Selasa, 18 Oct 2016 15:00 WIB
pungutan liar
18 Polisi di Sulsel Diperiksa Diduga Lakukan Pungutan Liar
Ilustrasi Polri, Ant

Metrotvnews.com, Makassar: Dugaan pungutan liar (pungli) cukup tinggi di Polda Sulawesi Selatan. Bahkan, Sulsel menempati urutan ketiga yang terlibat dugaan aksi pungutan liar di jajaran Polda se-Indonesia.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung Mangera mengaku informasi itu berdasarkan pada telegram Mabes Polri. Pungutan liar dilakukan saat polisi tengah bertugas di 24 kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Frans menduga modus pungutan liar bervariasi. Misalnya penanganan kasus narkoba serta pembuatan SIM dan STNK.

"Belasan oknum polisi di Polda Sulsel diduga melakukan aksi tersebut," kata Frans di ruang kerjanya di Mapolda Sulsel, Makassar, Selasa (18/10/2016).

Frans merinci belasan orang itu terdiri dari 8 polisi berpangkat brigadir, 1 brigadir polisi dua (bripda), 1 brigadir polisi satu (briptu), 3 orang brigadir polisi kepala (bripka), 2 orang berpangkat ajun inspektur polisi dua (aipda), dan 1 personel berpangkat ajun inspektur polisi satu (aiptu).

Frans mengatakan belasan orang itu masih dalam penanganan Propam Polda Sulsel. Selain itu, Propam juga memeriksa satu pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup jajaran Polda Sulsel terkait kasus sama.

Frans menegaskan tindakan belasan orang itu melanggar kode etik. Pemeriksaan juga memproses dugaan mereka melakukan tindak pidana umum dari pungutan liar.
 


(RRN)