Empat Tahanan Asing Kabur dari Lapas Kerobokan

Raiza Andini    •    Senin, 19 Jun 2017 13:55 WIB
tahanan kabur
Empat Tahanan Asing Kabur dari Lapas Kerobokan
Lubang sepanjang 15 meter dengan diameter 50x75 sentimeter jalan kaburnya empat tahanan dari Lapas Kerobokan

Metrotvnews.com, Denpasar: Empat warga asing kabur dari lapas Klas II A Denpasar, Jalan Tangkuban Perahu, Kerobokan, Badung, Bali, 19 Juni 2017 sekira pukul 08.00 WITA. Mereka kabur dengan cara melubangi tanah sepanjang 15 meter.

Kepala Divisi Permasyarakatan Kanwilkumham Provinsi Bali Surung Pasaribu mengatakan, empat tahanan dinyatakan kabur usai petugas memeriksa tahanan saat apel pagi. Petugas mendapati lubang berdiameter 50 x 75 cm dengan panjang 15 meter yang tembus ke Jalan Raya Mertanadi Kerobokan, Badung, tepat di belakang poliklinik Lapas Klas II A Denpasar.

"Petugas melihat di dinding enggak ada bekas, di ventilasi enggak ada bekas dia binggung, rupanya ada lubang," terang Surung di Lapas Kerobokan, Senin, 19 Juni 2017.

Surung mengungkapkan, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti seperti sekop dan linggis. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengecekan lokasi dan memeriksa beberapa orang saksi guna penyelidikan.

Empat warga negara asing itu ialah, Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi, 33 asal Australia. Shaun merupakan tahanan Tindak Pidana Keimigrasian UU RI No.6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, sisa 2 bulan, 15 hari, dengan lama Pidana 1 tahun .Mulai ditahan 5 April 2016, penghuni Blok Bedugul.

Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi, 43 asal Bulgaria, dia melanggar UU RI No. 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, UU RI No.8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang, lama pidana 7 tahun, mulai ditahan 13 Juni 2016, sisa pidana 5 tahun, 3 Bulan, 6 hari, penghuni Blok Bedugul.

Sayed Mohammad Said, 31, asal India. tahanan kasus narkotika ini mulai ditahan 10 September 2015 dengan lama Pidana 14 tahun, dan sisa Pidana 12 tahun, 3 Bulan, 3 hari, penghuni Blok Brdugul.

Terakhir, Tee Kok King Bin Tee Kim Sai, 58 asal Malaysia, tahanan kasus narkotika dengan lama pidana 7 tahun, 6 Bulan, sisa pidana 6 tahun, 1 bulan, 5 hari, penghuni Blok Bedugul.



(ALB)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

21 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA