Warga Khawatirkan Keamanan Kabel Listrik di Taman Alun Kapuas Pontianak

Agung Widura    •    Minggu, 16 Apr 2017 18:57 WIB
tata kota
Warga Khawatirkan Keamanan Kabel Listrik di Taman Alun Kapuas Pontianak
Warga berekreasi di pinggir Sungai Kapuas di Taman Alun Kapuas Pontianak,MTVN - Agung Widura

Metrotvnews.com Pontianak: Taman Alun-alun Kapuas Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi salah satu tujuan rekreasi warga setempat. Sayangnya, keberadaan taman belum sepenuhnya disertai dengan keamanan yang memadai.

Taman Alun-alun Kapuas berlokasi tepat di tengah Kota Pontianak. Lokasinya di sisi Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia.

Saban hari, warga beramai-ramai berekreasi di taman tersebut. Keramaian lebih terasa di hari libur. Banyak warga yang mengajak anak-anak mereka menikmati suasana di pinggir sungai.


(Warga berfoto di depan air mancur Taman Alun Kapuas Pontianak, MTVN - Agung Widura)

Area lapang menjadi tempat anak-anak bermain dan berlarian. Air mancur lengkap dengan tulisan 'Taman Alun Kapuas' kerap menjadi lokasi warga untuk berswafoto.

Ada pula pemandangan lain. Misalnya miniatur Tugu Khatulistiwa. Warga juga dapat berolahraga di jogging track.

Tapi pantauan Metrotvnews.com, Minggu 16 April 2017, keasrian taman belum ditunjang dengan kerapihan jaringan listrik. Di area tribun yang menghadap sungai, kabel listrik menjuntai dari tiang lampu. 


(Warga di dekat tiang listrik yang kabelnya dianggap tak aman di Taman Alun Kapuas Pontianak, MTVN - Agung Widura)

Hanya plester yang menjadi pengaman kabel. Tak ada papan peringatan bahwa area itu bertegangan tinggi. Sayangnya, anak-anak bermain di area tersebut. 

"Iya ini ada kabel listrik yang menjuntai tanpa pengamanan maksimal. Kalau hujan turun, khawatir tersetrum," kata Agus sambil menunjukkan tiang listrik itu.

Nurul, 35, mengaku kerap mengajak empat anaknya berekreasi di Taman Alun Kapuas. Ia mengaku kerap melihat kabel listrik tampak menonjol di beberapa area taman.

Warga Jalan Sungai Raya, Kota Pontianak, itu berharap pemerintah dapat mengawasi kabel-kabel listrik itu. Sehingga pengunjung pun dapat lebih aman dan nyaman berekrasi.

"Jangan sampai ketika ada korban, pemerintah panik dan baru bertindak," ungkap Nurul.


(RRN)