Nelayan Simpan Bom Ikan di Sebuah Pulau tak Berpenghuni

Agung Widura    •    Rabu, 19 Apr 2017 18:12 WIB
kelautan dan perikanan
Nelayan Simpan Bom Ikan di Sebuah Pulau tak Berpenghuni
Kapolda Kalbar Irjen Pol. Mustafak Saat Menunjukan Bahan Bom Ikan yang Dilakukan oleh Nelayan Kalbar, MTVN - Agung Widura

Metrotvnews.com Pontianak: Polda Kalimantan Barat membekuk tujuh nelayan yang menangkap ikan di perairan Kalbar dan Natuna. Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan ketujuh orang itu diduga bagian dari jaringan internasional penangkapan ikan dengan menggunakan bom.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalbar Irjen Musyafak dalam gelar perkara di Mapolda Kalbar, Kota Pontianak, Rabu 19 April 2017. Kapolda mengatakan nelayan menggunakan bom yang bukan dibuat di Indonesia.

Baca: Kapal Nelayan Kedapatan Membawa Bom Ikan

"Waktu kita melakukan penyelidikan, tersangka memberikan informasi bahan peledak itu dari India. Saat ini kamu menelusuri bagaimana bahan peledak itu digunakan dan masuk ke Indonesia," ungkap Kapolda.

Kapolda mengatakan nelayan juga menyimpan bahan peledak di sebuah pulau tak berpenghuni yang lokasinya tidak jauh dari lokasi pengeboman ikan. Nelayan menjual hasil penangkapan ikan itu pada kapal yang menunggu di perairan Serasan, Kepulauan Riau.

"Ikan-ikan itu diserahkan ke pengumpul ikan. Lalu ikan dijual keluar negeri," kata Kapolda.

Kapolda menegaskan penangkapan ikan dengan menggunakan bom akan merusak ekosistem alam dan terumbu karang. Lantaran itu Kapolda memerintahkan anak buahnya memburu pelaku yang menjual dan menggunakan bom untuk menangkap ikan.



(RRN)

Novanto Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Novanto Jalani Sidang Perdana Hari Ini

26 minutes Ago

Agenda sidang perdana ialah pembacaan surat dakwaan oleh jaksa penuntut umum pada KPK.
 

BERITA LAINNYA