Sepekan Hilang, Penerjun TNI AL Ditemukan di Perairan Talaud

Mulyadi Pontororing    •    Rabu, 14 Feb 2018 15:37 WIB
orang hilang
Sepekan Hilang, Penerjun TNI AL Ditemukan di Perairan Talaud
ilustrasi Medcom.id

Manado: Upaya pencarian penerjun TNI AL bernama Serda M Hadi Kurniawan, yang dilaporkan hilang saat latihan, akhirnya membuahkan hasil. Rabu, 14 Februari 2014, Serda M. Hadi ditemukan dalam keadaan meninggal di perairan Desa Kiama Induk, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Danlanal Melonguane, Letkol (Mar) Muhammad Maftukin, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan warga sekitar lokasi penemuan.

"Saat berada di perairan Desa Kiama, pada jarak sekitar 600 meter dari Pantai Kiama, saksi melihat benda terapung. Lantaran curiga, saksi lalu mendekat untuk memastikan benda yang dilihatnya itu," kata Maftukin dalam keterangan tertulisnya yang diterima Medcom.id, Rabu, 14 Februari 2018.

Dari jarak yang cukup dekat, lanjut Maftukin, saksi terkejut ternyata benda yang dilihatnya adalah sesosok mayat. Saksi makin terkejut saat melihat mayat mengenakan seragam loreng coklat dan lambang Merah Putih serta menyandang senjata laras panjang.

"Saksi lalu teringat dan menduga kuat bahwa mayat yang ditemukannya adalah penerjun TNI AL yang selama ini dicari oleh Tim SAR gabungan TNI, Polri, dan warga," tutur Maftukin.

Penemuan itu kemudian langsung dilaporkan kepada Kepala Desa Kiama, Lambertua Losoh, yang diteruskan ke pihak Lanal Melonguane dan kepolisian setempat.

Sesaat usai mendapat informasi, Danlanal Melonguane, Letkol (Mar) Muhammad Maftukin, bersama anggotanya, Koramil, pihak kepolisian, dan ORARI langsung menuju TKP menggunakan kapal cepat.

"Jenazah korban langsung dievakusi dalam kondisi lengkap dengan senjata ke Kapal Pulau Karakelang yang sedang berada di dermaga Melonguane. Jenazah korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Mala untuk pemeriksaan medis,” ujarnya.

Maftukin menduga, korban tak bisa selamat lantaran kain parasut tersangkut di batu karang. Hal tersebut diketahui saat proses evakuasi.

“Diduga korban terlilit tali parasut saat berusaha menyelamatkan diri,” pungkasnya.

Serda M Hadi dilaporkan hilang pada saat mengikuti latihan gabungan Terjun Tempur Korps Marinir AL di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu, pekan lalu.

Serda M Hadi yang menjabat Dan Unit 4 Pasmar Surabaya diduga kehilangan kontrol saat berada di udara. Saat itu cuaca buruk tengah melanda wilayah tersebut.


(ALB)