Kunspek ke Kaltim, Komisi X akan Perjuangkan Pendanaan SKOI

Pelangi Karismakristi    •    Senin, 28 Nov 2016 18:22 WIB
berita dpr
Kunspek ke Kaltim, Komisi X akan Perjuangkan Pendanaan SKOI
Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra. Foto: Dok. DPR

Metrotvnews.com, Samarinda: Wakil Ketua Komisi X DPR Sutan Adil Hendra menyatakan akan memperjuangkan bantuan pendanaan dari pemerintah pusat melalui APBN, guna mengembangkan Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal ini didoronng oleh hasil tinjauan di lapangan akan keberadaan SKOI Kaltim yang cukup megah, serta ditunjang dengan sarana prasarana representatif. 

"Apalagi SKOI Kaltim berhasil mencetak atlet-atlet potensial dan bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Ini merupakan hal yang luar biasa dan perlu untuk dikembangkan di semua daerah. Untuk itu sekolah olahraga yang ada di Kaltim ini layak untuk mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah pusat," ucap pria yang kerap disapa SAH ini di sela-sela kunjungan ke SKOI Komplek Stadion Utama Palaran, Samarinda, Jumat (25/11/2016).

Dirinya mengatakan, kedatangan ke Kaltim ini sesuai dengan bidang Komisi X, yakni menangani pemuda dan olahraga, dan di sana terdapat sekolah khusus yang memproduksi atlet. Dirinya mengapresiasi keberadaan sekolah atlet tersebut, apalagi programnya berjalan dengan baik.
 
"Sejauh ini, program SKOI Kaltim sudah berjalan dengan baik. Tinggal kendala dan kekurangan apa saja yang ada disini nanti akan menjadi bahan laporan kami, dan akan dibicarakan dengan kementerian terkait," ujar dia.
 
Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kaltim, Agus Tianur berharap kunjungan Komisi X ini dapat membantu SKOI Kaltim, terutama di sisi pembangunan. Agus mengakui bahwa gedung yang ada saat ini masih kurang karena ada sekitar 500 atlet yang dibina disini. 

Siswa SKOI Kaltim,  lanjut Agus, memerlukan gedung baru karena saat ini hanya memiliki satu gedung sekolah dengan tiga lantai. "Jadi, saya rasa belum ideal kelas yang ada," jelasnya.
 
Masih kata Agus, masalah peralatan serta try out menjadi kendala SKOI Kaltim dalam pembinaan atlet.  Contohnya saja dari 32 cabang olahraga (cabor) yang dibina, ada beberapa cabor yang peralatannya masih minim. 

"Tadi Ketua Tim Kunspek Komisi X SAH telah meminta proposal kepada kami. Semoga dengan proposal ini Komisi X dapat memperbaiki sarana dan prasarana SKOI Kaltim," harapnya.


(ROS)