Kasus Narkotika di Sulut Meningkat di 2018

Mulyadi Pontororing    •    Jumat, 09 Nov 2018 20:59 WIB
narkoba
Kasus Narkotika di Sulut Meningkat di 2018
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal

Manado: Kasus penyalahgunaan narkotika di Sulawesi Utara meningkat pada 2018 ketimbang 2017. Kasus yang terungkap meningkat hingga 25 persen.

"Pada 2017, kasus yang berhasil diungkap ada 12 kasus. Sementara untuk 2018, sampai saat ini sudah ada 15 kasus dengan 19 tersangka," kata Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara AKBP John Thenu, di Manado, Jumat, 9 November 2018.

Tersangka terdiri dari pengguna, kurir hingga bandar dengan barang bukti 500,65 gram sabu dan 297,47 gram ganja. Narkotika dan obat-obatan terlarang yang sering digunakan di Sulut berjenis sabu, ganja, tambakau gorila dan obat PCC.

"Untuk jenis narkotika dan obat terlarang lain belum pernah ada kasusnya. Baru barang-barang itu paling banyak digunakan atau diperjualbelikan di sini," ungkapnya.

BNNP Sulut menggunakan pendekatan penekanan dari sisi permintaan (demand reduction). Misalnya tindakan preventif dengan membangun kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba.

"Dan strategi supply reduction, melalui penegakan hukum yang tegas dan terukur agar sindikat narkotika jera," terangnya.


(SUR)