Kelompok Bersenjata Sandera Karyawan Freeport

Antara    •    Minggu, 12 Nov 2017 13:25 WIB
kelompok bersenjata di papua
Kelompok Bersenjata Sandera Karyawan Freeport
ilustrasi Metrotvnews.com

Jayapura: Polda Papua menerima laporan bahwa kriminal bersenjata (KKB) menyandera karyawan PT Freeport Indonesia dan menggunakan alat berat untuk merusak jalan menuju Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

"Memang betul ada laporan tentang karyawan PT Freeport yang disandera KKB bersama kendaraan berat jenis eksavator milik perusahaan yang kini digunakan untuk merusak jalan dari Utikini ke Banti," kata Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli, Minggu 12 November 2017. 

Boy Rafli mengatakan, saat merusak jalan, KKB bersenjata api itu memaksa pengemudi ekskavator merusak jalan. KKB juga menyandera karyawan PT Freeport yang diketahui identitasnya.

Boy Rafli juga mengakui, hingga kini KKB masih membatasi aktivitas warga sipil di Banti dan Kimberly, Distrik Tembagapura.

"Para sandera (warga sipil) hanya diizinkan berada di sekitar lokasi yakni di kampung Kimberly dan Banti," kata Boy Rafli seraya menambahkan, pihaknya sedang berupaya untuk membebaskan warga sipil dengan mengedepankan tindakan persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Aksi teror bersenjata yang dilakukan KKB sejak Oktober lalu di sekitar wilayah operasional PT Freeport di Tembagapura.


(ALB)