Ribuan Orang bakal Menari Japin di Pontianak

Agung Widura    •    Senin, 09 Oct 2017 19:15 WIB
warisan budaya
Ribuan Orang bakal Menari Japin di Pontianak
Sejumlah warga Kota Pontianak berlatih tarian japin untuk menyemarakkan HUT Kota Pontianak, MTVN - Agung Wiidura

Metrotvnews.com Pontianak: Kota Pontianak, Kalimantan Barat, bakal berulang tahun ke-246. Untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Pontianak, ribuan orang bakal menarik japin.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Rendrayani, mengatakan kegiatan itu berlangsung pada 23 Oktober 2017. Selain penari, pegawai instansi pemerintahan dan masyarakat akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Target peserta yaitu 2.460 orang sesuai dengan usia Kota Pontianak. Saat ini yang mendaftar sebanyak 500 masyarakat umum dan 1.000 pelajar," kata Rendrayani dalam jumpa pers di Kantor Wali Kota Pontianak, Senin 9 Oktober 2017.

Kegiatan itu, lanjut Rendrayani, tak sekadar menyemarakkan perayaan. Tapi, menegaskan warisan budaya tak benda khas Pontianak. Selain japin, budaya khas Kota Khatulistiwa yaitu saprahan atau makan bersama, mengarak pengantin, dan kain tenun corak insang.

Rendrayani menggandeng sanggar untuk mengaransemen lagu dan gerakan tari. Ia meminta pengelola sanggar memodifikasi gerakan agar mudah diikuti peserta.

Rendrayani, menambahkan, pihaknya menggelar latihan secara rutin demi lancarnya gawean Pontianak Berjepin nantinya. Latihan dilakukan rutin di lima lokasi berbeda. Untuk hari Selasa dan Kamis, latihan digelar di Halaman Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jalan A Yani, Halaman Kantor Badan Keuangan Daerah dan Halaman Dinas Perhubungan. Kemudian, Rabu dan Jumat di Halaman Gedung Terpadu Jalan Sutoyo dan Halaman Kantor Wali Kota.

Lagu berjudul 'Kote Pontianak' akan mengiringi Pontianak Berjepin. Diperkirakan memakan waktu sekitar 10 menit sesuai dengan durasi lagu 3,50 menit dan ditambah yel-yel sebelum dimulainya berjepin.

"Terbuka untuk umum, siapa saja silakan bergabung Pontianak Berjepin syaratnya hadir ketika upacara dengan Pakaian Telok Belanga dan kain corak insang bagi laki-laki dan baju kurung dan kain corak insang bagi perempuan. Yang penting tepat waktu dan tidak mengganggu jalannya upacara," pungkasnya.
 


(RRN)