Lima Perampok Rumah Camat Mapanget Manado Ditangkap

Mulyadi Pontororing    •    Senin, 21 Jan 2019 14:55 WIB
pencurian
Lima Perampok Rumah Camat Mapanget Manado Ditangkap
Komplotan perampok yang dihadirkan dalam konferensi pers Polresta Manado dalam kasus perampokan dengan kekerasan yang menimpa camat dan keluarganya di Manado, Senin, 21 Januari 2019

Manado: Kasus perampokan dengan kekerasan di salah satu rumah camat, di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada 12 Januari 2019 diungkap jajaran Polresta Manado.

Sebanyak lima orang ditangkap dalam kasus itu. Mereka masiang-masing M alias Kace, 45, N alias Ecet 41, H alias Andi, 29, dan AR alias Adi, 48, dan JL alias Joni, 41.

"Kita bekerja sama dengan Polres Lombok tengah untuk menangkap para tersangka yang baru tiba di Lombok usai beraksi," kata Benny, dalam konferensi pers, Senin siang, 21 Januari 2019, di Mapolresta Manado.

Menurut Benny, kasus perampokan ini merupakan kasus yang sangat jarang terjadi di Manado. Sehingga, pihaknya menaruh perhatian lebih terhadap kasus ini karena sudah meresahkan masyarakat.

"Sejak kasus itu terjadi, kami terus bergerak. Saya bahkan menekankan, kasus ini harus selesai dalam satu minggu. Jadi, kami setiap hari melakukan gelar perkara terhadap temuan atau pun keterangan yang di dapat di lapangan," jelasnya.

Diketahui, kasus ini terjadi di Perumahan GPI, Manado. Korbannya merupakan Camat Mapanget, Reintje Heydemans, 52, yang beralamatkan di Jalan Markisa I, Nomor 10, Kelurahan Paniki Bawah, Lingkungan 10, Kecamatan Mapanget.

Para perampok beraksi dengan memakai penutup wajah. Mereka menyekap seluruh anggota keluarga camat  dan diancam dengan senjata tajam.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 2.00 Wita. Karena pukul 2.30 Wita menurut korban para pelaku sudah keluar dari rumah. Untungnya, para perampok tidak melakukan kekerasan terhadap para korban yang disekap.

Adapun barang yang berhasil diambil berupa perhiasan berupa mutiara, enam cincin, tiga gelang kecil, saty kalung, dan emas putih. Selain itu para perampok juga mengambil enam handphone satu unit motor Honda Beat hitam, pakaian, sepatu dan uang tunai sekira Rp5 juta.


(ALB)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA