Gempa dan Tsunami di Palu

Korban Diminta Bawa Surat Keterangan untuk Dapatkan Bantuan

Surya Perkasa    •    Senin, 08 Oct 2018 20:59 WIB
Gempa Donggala
Korban Diminta Bawa Surat Keterangan untuk Dapatkan Bantuan
Pantauan dari udara rumah dan bangunan yang terdampak gempa serta tsunami di Palu, Sulteng, Senin, 8 Oktober 2018, MI - Ramdani

Palu: Warga yang menjadi korban bencana di Sulawesi Tengah cukup membawa bukti diri untuk mendapatkan bantuan. Bukti diri itu bertujuan untuk memeratakan distribusi bantuan kepada warga yang menjadi korban bencana.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengatakan bukti diri itu berupa KTP-elektronik atau kartu keluarga. Namun ia mengaku kejadian itu membuat warga banyak kehilangan harta benda, termasuk dokumen identitas.

"Kalau tidak ada, cukup dengan secarik kertas dari RT atau RW yang membuktikan dirinya mengungsi," kata Longki di Palu, Senin, 8 Oktober 2018.

Pemerintah, ujar Longki, tak boleh sembarangan mendistribusikan bantuan. Agar, bantuan tepat sasaran dan merata. Semua bantuan harus dipertanggungjawabkan. Pertanggungjawaban itu memerlukan data diri warga yang menjadi korban.

Hingga hari ke-10 setelah gempa dan tsunami menerjang, jumlah korban jiwa di Sulteng mencapai 1.948 jiwa. Korban terbanyak ditemukan di Palu yaitu 1.539 jiwa. Korban lain ditemukan di Donggala dan Parigi Moutong. Satu korban lain ditemukan di Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Sementara jumlah pengungsi mencapai 74.444 orang di 147 titik. Bencana merusak lebih 65 ribu rumah, lebih 2.700 sekolah, 1 rumah sakit, dan 6 puskesmas.



(RRN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA