Tim SAR Perluas Pencarian Awak KM Multi Prima I

ant    •    Selasa, 27 Nov 2018 10:18 WIB
kapal tenggelam
Tim SAR Perluas Pencarian Awak KM Multi Prima I
ilustrasi Medcom.id

Mataram: Tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram, memperluas area pencarian tujuh anak buah kapal KM Multi Prima I yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Kapoposang Bali, utara perairan Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu 24 November 2018. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya, mengatakan upaya pencarian terhadap tujuh korban belum membuahkan hasil hingga hari ketiga. "Lokasi pencarian diperluas hingga ke perairan Pulau Sedapur, Kabupaten Sumbawa," katanya. 

Menurut informasi, kata dia, seluruh korban menggunakan rompi penolong, sehingga ada kemungkinan korban terdampar di Pulau Sedapur. Upaya pencarian di sekitar Pulau Sedapur yang berada di selatan Pulau Kapoposang Bali, dilakukan karena arus dan angin cenderung mengarah ke sana.

Baca: KM Multi Prima I Tenggelam, Tujuh ABK Hilang

Sidakarya menyebutkan sebanyak 18 personel melakukan upaya pencarian menggunakan Rescue Boat 220 Mataram Operasi pencarian juga melibatkan unsur-unsur terkait, seperti TNI Angkatan Laut Mataram, Pol Airud Polda NTB, SROP dan unsur terkait lainnya.

Upaya pencarian dari udara menggunakan pesawat Patroli Maritim TNI Angkatan Laut juga dilakukan pada Minggu 25 November. Pesawat tersebut terbang dari Surabaya, Jawa Timur.

"Namun setelah melakukan pencarian selama satu jam, pesawat udara P-8301 meninggalkan area pencarian menuju ke Makassar, Sulawesi Selatan," ujarnya. 

Kantor SAR Mataram menerima informasi dari Kantor SAR Surabaya bahwa pada TW.1122.1845/H Kapal KM Cahaya Abadi 201 mendengarkan radio di chanel 16 adanya kapal dalam posisi memanggil bantuan dengan isyarat "May day-may day-may day". 

Lokasi kejadian di sebelah barat laut perairan Pulau Kapoposang, Bali. Kapal yang meminta bantuan tersebut adalah KM Multi Prima I. Kapal pengangkut bahan bangunan tersebut dihantam ombak besar ketika hendak berlayar menunju Waingapu, Nusa Tenggara Timur, dari Surabaya, Jawa Timur. 

KM Cahaya Abadi 201 yang berada sekitar 28 Nm arah utara dari kapal tersebut langsung memberikan bantuan dan berhasil mengevakuasi tujuh dari 14 penumpang kapal tersebut. Korban selamat dievakuasi ke Probolinggo, Jawa
Timur. 

Para korban yang selamat adalah Bob Chris Butarbutar (26), Rahmat Tuloh (27), Debiyallah Sastria (27), Zainal Arifin M. (21), Benyamin Henuk (34), Aldy Hidayat (18), Jamaludin (20).

Korban yang masih dalam pencarian Syamsul Syahdan (38), Tarsisius D Atulolong (35), Pande (67), Riski (26), Sutrisno (57), Sonny Kansil, (41), dan Philipus Kopong (43).


(ALB)