Jembatan Timbang Minahasa di 'Balik' Alang-alang

Mulyadi Pontororing    •    Kamis, 19 Apr 2018 16:57 WIB
jembataninfrastruktur
Jembatan Timbang Minahasa di 'Balik' Alang-alang
Suasana di jembatan timbang di Pineleng, Minahasa yang tak berfungsi lagi, Kamis, 19 April 2018, Medcom.id - Mulyadi

Manado: Jembatan timbang berfungsi untuk mengontrol muatan angkutan barang agar tak berlebih. Sayangnya, di Kecamatan Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara, jembatan timbang malah kini menjadi sarang alang-alang. Lalu bagaimana jembatan tersebut dapat berfungsi sebagai pengontrol muatan angkutan barang?

Jembatan berada di jalan yang menghubungkan Manado-Tomohon, tepatnya di Desa Pineleng. Pantauan Medcom.id, Kamis, 19 April 2018, jembatan yang tepat berada di kiri jalan dari arah Manado ke Tomohon itu tak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.

Truk lalu lalang di depan jembatan. Ada yang tampak bermuatan barang, ada juga hasil pertambangan batu. Tak satu pun truk yang singgah ke jembatan.

Jembatan ternyata sudah tak berfungsi. Beberapa fasilitas tak terawat, misalnya tempat penimbangan truk, ruangan kantor, dan toilet. Alang-alang dan tumbuhan liar tumbuh subur di sekeliling kantor. 

Di bagian depan, terdapat papan nama bertuliskan: Samsat Drive Thru Minahasa. Tampak dua petugas berada di lokasi tersebut. Mereka merupakan petugas Samsat. Sebab, Kantor UPTD Jembatan Timbang Pineleng itu kini berfungsi sebagai Kantor Samsat Drive Thru.

"Informasinya akan direnovasi dan akan difungsikan lagi (sebagai jembatan timbang). Tapi, kami tidak tahu kapan. Coba tanya ke instansinya langsung," kata petugas Samsat Drive Thru yang enggan menyebutkan namanya.

Kapasitas jembatan timbang sedianya 20 ton. Enam tahun lalu, pemerintah provinsi berencana menaikkan kapasitas jembatan timbang menjadi 40 ton. Sehingga, angkutan dengan kapasitas maksimal 40 ton lulus uji timbangan dan bisa melanjutkan perjalanan.


(RRN)