Warga Rote Dukung Jokowi Dua Periode

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 09 Aug 2018 02:16 WIB
pilpres 2019
Warga Rote Dukung Jokowi Dua Periode
Presiden Joko Widodo. (MI/Ramdani)

Jakarta: Optimalisasi pembangunan di daerah perbatasan Indonesia-Australia-Timor Leste membuat masyarakat Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT) jatuh hati pada Presiden Joko Widodo. Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat Arus Bawah Jokowi (DPP ABJ) Michael Umbas menyebut, pembangunan ini yang menggerakkan warga di sana untuk mendukung Jokowi melanjutkan kerja nyata di periode kedua.

"Deklarasi dan dukungan masyarakat Rote hari ini sebagai wujud terimakasih masyarakat kepada Presiden, karena Presiden telah memperhatikan pembangunan di daerah khususnya di Rote," kata Umbas melalui keterangan tertulis, Rabu, 8 Agustus 2018.

Di wilayah itu, ia menyebut inkumben telah membangun infrastruktur monumental yakni Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini di Kabupaten Timur Tengah Utara dan PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka. Di awal Januari 2018, Presiden Joko Widodo juga membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan sertifikat tanah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Masih di NTT, Umbas mengingat jasa Jokowi dalam pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 4 Rote Barat Daya di Desa Lentera, Rote Ndao, Pulau Rote dan meresmikan Bendungan Raknamo di Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. 

Dari realisasi itu, Umbas melihat Jokowi telah menyicil janji-janjinya. Sesuai Nawacita ketiga dengan membangun Indonesia dari pinggiran. Menurutnya, berbagai kebijakan Pemerintah telah dan akan terus dilaksanakan di daerah terluar. 

"Pemerataan pembangunan inilah yang dirasakan masyarakat sehingga mereka tidak segan untuk mendeklarasikan diri mendukung Presiden Joko Widodo memimpin kembali Indonesia lima tahun ke depan," imbuh Umbas.

Rote sendiri, kata dia, mendapat keistimewaan dengan kunjungan berulang dari Jokowi. Sebab baru kali ini salah satu wilayah terluar itu dikunjungi Kepala Negara. 

"Ini adalah jawaban dari masyarakat yang tinggal di Pulau Rote. Mereka merasakan adanya perubahan signifikan, baik dari pembangunan infrastruktur maupun aksestabilitasnya," tandas Umbas.
Area lampiran.


(LDS)