Gubernur Bali Minta Travel Warning Dicabut

Raiza Andini    •    Rabu, 04 Oct 2017 18:08 WIB
pariwisatagunung berapierupsi gunungerupsi gunung agung
Gubernur Bali Minta <i>Travel Warning</i> Dicabut
Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Foto: Antara/Nyoman Budhiana

Metrotvnews.com, Karangasem: Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengumpulkan Konsulat Jenderal berbagai negara yang ada di Bali untuk memberikan informasi terkini terkait Gunung Agung. Pastika meminta negara yang telah menerbitkan travel warning (peringatan perjalanan) ke Pulau Bali, untuk mencabutnya.

"Ada lima negara yang sudah memberikan travel warning untuk masyarakatnya yang mau ke Bali. Bukan travel ban (larangan perjalanan) lho. Saya sudah minta diangkat saja, karena toh tidak semua tempat terkena," terang Pastika di Denpasar, Rabu 4 Oktober 2017.

Pastika meminta seluruh Konjen tidak membandingkan tragedi yang terjadi saat ini di Gunung Agung dengan yang terjadi pada 1963. Ada banyak tempat wisata di Bali yang tidak terkena dampak erupsi Gunung Agung jika meletus nantinya.

"Saya jelaskan untuk tidak membandingkan dengan tahun 1963, karena tahun itu mobil juga enggak ada, alat komunikasi enggak ada, listrik enggak ada. Jalan rusak dan pemerintahan tidak stabil. Beda dengan sekarang," tambahnya.

Dia mengatakan, banyak pertanyaan terkait situasi terkini Gunung Agung pada pertemuan dengan seluruh Konjen di Bali. Terutama tentang aktivitas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai jika ada erupsi.

"Tadi pertanyaannya septutar gunung meletus, airport tutup. Saya sampaikan bahwa kalau itu terjadi maka ada 5 ribu penumpang yang akan tidak berangkat," pungkas dia.


(SUR)

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

4 hours Ago

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Setya Novanto menjadi pintu masuk Kom…

BERITA LAINNYA