Gubernur Sulsel Lantik Bupati Barru

Andi Aan Pranata    •    Rabu, 15 Nov 2017 14:15 WIB
pelantikan bupati
Gubernur Sulsel Lantik Bupati Barru
Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo melantik Suardi Saleh sebagai Bupati Barru,

Makassar: Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo melantik Suardi Saleh sebagai Bupati Barru, di ruang pola Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu 15 November 2017. Suardi resmi menjabat untuk sisa masa jabatan 2016-2021.

Pelantikan digelar berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor 131.73-8516/2017 tentang Pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Barru Provinsi Sulsel. Suardi menggantikan bupati sebelumnya Idris Syukur yang dinonaktifkan karena terjerat persoalan hukum.

Pelantikan diisi dengan pengambilan sumpah jabatan. Gubernur Syahrul mengungkapkan, kegiatan ini menandakan bahwa pemerintahan terus berjalan. Selama ini tidak ada bupati yang berhenti, melainkan hanya pejabatnya yang berganti.

"Yang pasti bahwa pemerintahan tidak pernah stuck. Hari ini pelantikan hanya melegitimasi wakil bupati menjadi bupati, agar pemerintahan berjalan kondusif," kata Syahrul.

Syahrul berharap Suardi melakukan akselerasi dan terobosan dalam memimpin pemerintahan di daerahnya. Apalagi sebelumnya, dia telah punya pengalaman sebagai wakil bupati.

"Yang penting pemerintahan harus berjalan kondusif. Tegakkan aturan yang berlaku. Apapun yang akan dilakukan, pikiran kita harus berfokus untuk memperbaiki kehidupan rakyat," ujar Syahrul.

Diketahui mantan bupati Barru Idris Syukur dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Makassar pada 12 Oktober lalu. Dia ditahan karena terbukti bersalah dalam kasus tindak pidana korupsi pencucian uang sertangratifikasi izin eksplorasi tanah liat dan batu gamping. Idris dituntut 4 tahun 6 bulan penjara.

Suardi Saleh yang 'naik kelas' jadi Bupati Barru menyatakan akan fokus menjalankan program kerja yang telah disusun sejak awal periode kepemimpinan. Yang paling penting, kata dia, memastikan peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

Sebelum dilantik, Suardi sempat berstatus pelaksana tugas bupati. Dengan pelantikan ini, dia mengaku akan lebih leluasa dalam memimpin. Sebab secara aturan, tidak ada lagi pembatasan wewenang.

"Kemarin sebagai pelaksana tugas, ada sedikit yang dibatasi. Seperti pengangkatan pejabat yang harus minta persetujuan Mendagri melalui gubernur. Insya Allah sekarang beban itu audah tidak ada, sehingga jabatan-jabatan yang kosong di pemerintahan bisa segera kita isi," kata Suardi.



(ALB)

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

KPK akan Jemput Setnov dari RSCM?

1 hour Ago

KPK diinformasikan akan menjemput Setya Novanto dari RSCM untuk dibawa ke Rutan KPK. Namun KPK …

BERITA LAINNYA