Cagub Perseorangan di Sulsel Butuh 480.060 KTP

Andi Aan Pranata    •    Senin, 11 Sep 2017 16:19 WIB
pilkada 2018
Cagub Perseorangan di Sulsel Butuh 480.060 KTP
Komisioner KPU Sulsel. -MTVN/Andi--

Metrotvnews.com, Makassar: Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan dari jalur perseorangan wajib memenuhi syarat dukungan dari 480.060 warga. Dukungan ditandai dengan salinan kartu tanda penduduk yang akan diverifikasi secara faktual oleh Komisi Pemilihan Umum.

Komisioner Divisi Teknis KPU Sulsel Misna Attas mengatakan, jumlah syarat dukungan tersebut ditetapkan berdasarkan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Kepala Daerah. Merujuk aturan itu, bakal calon dari jalur non parpol atau perseorangan harus didukung minimal 7,5 persen pemilih.

“Kami merujuk pada data pemilih tetap pemilihan persen tahun 2014, di mana pemilih Sulsel sebanyak 6,4 juta jiwa lebih,” kata Misna di Makassar, Senin 11 September 2017.

Misna menjelaskan, dukungan bagi bakal calon gubernur perseorangan tersebar pada 13 kabupaten/kota. Masih berdasarkan aturan yang sama, sebaran wajib tersebar di lebih dari 50 persen jumlah daerah kabupaten/kota di provinsi bersangkutan. Adapun di Sulsel terdapat 24 kabupaten/kota.

“Warga yang memberikan dukungan harus berdomisili di daerah tersebut, minimal satu tahun terakhir,” ujar Misna.

Berdasarkan agenda pilkada serentak tahun 2018, penyerahan syarat dukungan bakal calon gubernur kepada KPU dibuka pada 22-26 November 2017. Selanjutnya petugas KPU meneliti administrasi dukungan sebelum menggelar verifikasi faktual di lapangan. 

Dalam menganalisis dukungan, KPU akan memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Aplikasi ini terkoneksi dengan Sistem Data Pemilih (Sidalih) yang memuat antara lain nama, NIK, alamat, jenis kelamin, serta usia. Aplikasi ini berfungsi untuk mendeteksi dukungan ganda maupun berkas tidak sah.

“Jika pada saat verifikasi berkas dukungan ditemukan berkas yang dianggap tidak sah, bakal calon bersangkutan harus mengumpulkan pengganti dua kali lipat. Misalnya ada 50 ribu KTP yang tidak tepat, maka pada saat perbaikan berkas bakal calon harus mengumpulkan 100 ribu KTP pengganti,” kata Misna.

Selain jalur perseorangan, KPU Sulsel membuka pencalonan untuk kandidat gubernur dari jalur parpol. Untuk jalur ini, pasangan bakal calon harus didukung partai dengan total 17 kursi di parlemen provinsi.

Sejauh ini baru NasDem dan Golkar yang memastikan kandidat usungannya untuk Pilgub Sulsel. Mereka mengusung Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid, yang berpasangan dengan senator DPD RI Aziz Qahhar Mudzakkar. Adapun parpol lain masih membangun koalisi.

Sebelumnya mantan bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo mengisyaratkan akan mencalonkan diri melalui jalur perseorangan. Untuk itu, pihaknya telah mengumpulkan berkas dukungan sebanyak 1 juta KTP. Namun di samping itu dia masih berupaya mendapatkan rekomendasi parpol.


(ALB)

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

Sidang Praperadilan Setnov Digelar 30 November

14 minutes Ago

PN Jakarta Selatan mengagendakan sidang perdana gugatan praperadilan Ketua DPR Setya Novanto pa…

BERITA LAINNYA