Camat di Tangerang Bagi Uang Pemerasan dengan Stafnya

Farhan Dwitama, Hendrik Simorangkir    •    Jumat, 09 Mar 2018 12:22 WIB
pemerasan
Camat di Tangerang Bagi Uang Pemerasan dengan Stafnya
Ilustrasi pemerasan, Medcom.id - M Rizal

Tangerang: Camat Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, ditetapkan sebagai tersangka pemerasan pengurusan perizinan rumah ibadah. Ia diduga meminta uang Rp600 juta untuk pembangunan rumah ibadah di Mall Q Big BSD. Uang yang ia terima pun dibagi untuk stafnya.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widianto menyebutkan camat berinisial AK itu merupakan otak dari pemerasan pengurusan izin rumah ibadah. AK melakukan tindakan itu bersama stafnya, BP.

"Yang bersangkutan minta Rp600 juta tapi baru diterima Rp60 juta," kata Fadli dalam keterangan pers di Mapolres Tangerang Selatan, Jumat, 9 Maret 2018.

Menurut Fadli, AK membagi uang itu. AK mentransfer Rp45 juta pada istrinya. Sedangkan sisanya diberikan kepada BP.

AK berusaha mengembalikan uang itu pada yayasan pemilik rumah ibadah. Sebab, ia mendengar BP terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

“Jadi dia takut karena stafnya ditangkap, dia kembalikan uang itu, dan dari hasil pengembangan, memang berhenti di Camat,” katanya.

AK kini mendekam di sel Mapolres Tangerang Selatan. Ia diancam Undang Undang Tipikor dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, AK kini mendekam di balik jeruji Mapolres Tangerang Selatan. Dia diangagp melanggar Pasal 12 huruf e UU RI No 20/2001 tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.

“Sementara Saudara BP sakit gula tinggi, belum kami tahan,” kata Kapolres.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Muhammad Maesyal Rasyid mengatakan kursi Camat Pagedangan masih kosong. Namun ia memastikan pelayanan di Kantor Camat Pagedangan tetap berjalan.

"Untuk mengisi kekosongan jabatan, karena pelayanan masyarakat harus tetap berjalan, kami sudah memanggil Sekcam dan para Kasi Kecamatan Pagedangan untuk tetap melakukan pelayanan secara normatif seperti biasa dengan sebaik-baiknya," ujar Maesyal.



(RRN)