Direktur BNPB Mangkir Pemeriksaan Kejati Sulut

Mulyadi Pontororing    •    Rabu, 14 Mar 2018 07:20 WIB
korupsikejaksaan
Direktur BNPB Mangkir Pemeriksaan Kejati Sulut
ilustrasi Metrotvnews.com

Manado: Pemeriksaan Direktur Tanggap Bencana BNPB berinisial JT, yang merupakan tersangka kasus korupsi pemecah ombak di BPBD Minahasa Utara, Sulawesi Utara, tahun anggaran 2016, ditunda.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulut Yoni E Mallaka mengatakan, alasan ditundanya pemeriksaan lantaran JT mangkir.

"Tersangka tidak memenuhi panggilan dan meminta pemeriksaan dijadwalkan kembali," kata Yoni, kepada Medcom.id, di Manado, Selasa, 13 Maret 2018.

Baca: Direktur BNPB Jadi Tersangka Korupsi Proyek Pemecah Ombak

Yoni menjelaskan, tersangka beralasan sedang dinas sehingga tidak bisa memenuhi pemeriksaan. Melalui pengacaranya, JT meminta penjadwalan ulang pemeriksaan. 

"Tim penyidik pun akan jadwalkan kembali pemanggilan tersangka," pungkasnya.

Sebelumnya, Kejati Sulut menetapkan JT sebagai tersangka lantaran dinilai terlibat dalam menyetujui penggunan dana siap pakai untuk pembangunan proyek di lokasi yang tidak pernah terdampak bencana. Dalam kasus itu, kerugian negara ditaksir mencapai Rp8,8 miliar.

Atas sangkaan itu, tersangka pun dikenakan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.  


(LDS)