PKS Dukung Petahana Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah

Farhan Dwitama    •    Kamis, 12 Oct 2017 16:11 WIB
pilkada 2018
PKS Dukung Petahana Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah
Arief R Wismansyah dapat Dukungan PKS Kota Tangerang, Kamis 12 Oktober 2017.

Metrohvnews.com, Tangerang: DPC PKS Kota Tangerang dan DPW PKS Banten mengusung Arief R Wismansyah sebagai calon Wali Kota Tangerang Periode 2018-2023. Dukungan diberikan PKS kepada petahana Wali Kota Tangerang itu, setelah melihat perkembangan politik dan komunikasi yang terjadi di Kota Tangerang. 

Ketua DPW PKS Banten Miftahudin menegaskan, dukungan kepada Arief sudah melalui rapat pleno di DPW PKS "Setelah melihat perkembangan politik di Kota Tangerang dan komunikasi yang kami jalin, PKS secara bulat memberikan dukungan bagi Arief R Wismansyah sebagai calon Wali Kota Tangerang periode 2018-2023," kata dia, Kamis 12 Oktober 2017.

Saat ini, lanjut dia, surat rekomendasi dari tingkat Kota Tangerang dan Banten telah disampaikan ke DPP PKS dan tinggal menunggu waktu untuk keluarnya rekomendasi. 

Miftahudin mengaku, PKS menyerahkan sepenuhnya kepada petahana untuk memilih wakilnya. Meski diakui dia, PKS juga telah menyiapkan kader dari partainya sendiri.

PKS kata Miftahudin akan mengerahkan selurh kader dalam memenangkan Arief di Pilwak tangerang. "Kita akan totalitas dalam memenangkan Arief," kata dia.

Sementara Ketua tim pemenangan Arief R Wismansyah, Asep Ferry Bastian dalam keterangannya mengucapkan, rasa terima kasihnya kepada seluruh partai pendukung termasuk PKS. 
 
Pihaknya berharap agar semua partai politik pengusung bisa bersama - sama dalam mendukung program Arief memimpin kota tangerang di lima tahun ke depan.

Diberitakan sebelumnya, Arief R Wismansyah telah memperoleh dukungan dari beberapa partai seperti Demokrat, NasDem, PAN, PPP, PKB dan Hanura. Adapun rekomendasi dari tingkat Pusat yang telah dikeluarkan yakni dari Partai Demokrat dan NasDem. 

Sedangkan Untuk PAN, PPP, PKB dan Hanura sudah sampai tingkat Provinsi dan telah bulat pula memberikan dukungan. Hanya menunggu surat rekomendasi dari tingkat pusat.



(ALB)