RSUD Kabupaten Tangerang Sediakan 11 Ruangan Khusus Pasien Difteri

Farhan Dwitama    •    Rabu, 06 Dec 2017 20:01 WIB
klb difteri
RSUD Kabupaten Tangerang Sediakan 11 Ruangan Khusus Pasien Difteri
Pemberian vaksin Tetanus difteri pada siswa SD di Bogor, Senin, 28 November 2017, Ant - Arif Firmansyah

Tangerang: RSUD Kabupaten Tangerang, Banten, menyediakan 11 ruang isolasi perawatan untuk pasien difteri. Penyediaan ruangan itu merupakan tindak lanjut status kejadian luar biasa (KLB) difteri pada Banten.

Difteri merupakan penyakit menular yang dibawa oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Tak hanya dewasa, bakteri juga menyerang anak-anak.

Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Yudi mengatakan menangani 31 pasien difteri dalam empat bulan terakir. Dua pasien meninggal. Satu di antaranya berusia 6 tahun dan seorang lagi berusia 70 tahun.

RSUD Kabupaten Tangerang, jelas Yudi, merupakan rumah sakit rujukan untuk pasien difteri. Setiap pasien menjalani masa perawatan kurang lebih 14 hari.

"Setelah dinyatakan sehat dan hasil laboratorium menyatakan negatif bakteri pada tenggorokan pasien, barulah pasien bisa pulang," terang Yudi di Kabupaten Tangerang, Rabu, 6 Desember 2017.

Meski badan sehat, pasien belum bisa pulang bila tak mendapat rekomendasi dari hasil laboratorium. Sebab, pasien dikhawatirkan menularkan bakteri tersebut.

Yudi mengatakan RSUD Kabupaten Tangerang memiliki ruang khusus mengisolasi pasien difteri. Ruangnya dimodifikasi. Sehingga tekanan dan sirkulasi udara tak langsung keluar dari ruangan.

"Tapi ada bak filter yang menyaringnya,” lanjut Yudi.

Difteri adalah penyakit yang terjangkit bakteri Corynebacterium diphtheriae. Bakteri menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan. Gejalanya yaitu demam dan batuk. Serangan itu dapat mengakibatkan kelumpuhan, kerusakan permanen pada jantung dan ginjal, bahkan kematian.



(RRN)

Asep Iwan: Proses Hukum Terus Berlangsung Meski Setnov Bungkam

Asep Iwan: Proses Hukum Terus Berlangsung Meski Setnov Bungkam

5 minutes Ago

Pakar hukum pidana Asep Iwan Iriawan menerangkan bahwa drama apapun tak akan mengganggu proses …

BERITA LAINNYA