Gudang Pengoplos Elpiji di Tangerang Digerebek

Hendrik Simorangkir    •    Jumat, 12 Jan 2018 11:22 WIB
gas elpiji
Gudang Pengoplos Elpiji di Tangerang Digerebek
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di lokasi penggerebekan gudang tempat mengplos gas elpiji -- Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Tangerang: Polisi menggerebek sebuah gudang yang dijadikan tempat pengoplosan gas elpiji bersubsidi di Kampung Nerogtog, Kecamatan Pinang, Tangerang, Banten. Modus yang digunakan tersangka adalah menyuntikkan isi gas di dalam tabung elpiji 3 kilogram ke tabung ukuran 12 kilogram dan 50 kilogram.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, penggerebekan bermula dari informasi masyarakat. Warga sering melihat kendaraan bak terbuka mengangkut tabung gas elpiji 3 kilogram, 12 kilogram, dan 50 kilogram keluar masuk gudang tersebut.

"Gudang ini baru beroperasi tiga bulan lalu. Gudang ini hanya menjual gas elpiji 12 kilogram dan 50 kilogram," kata Setyo di lokasi, Jumat, 12 Januari 2018.

Menurut Setyo, ada 20 orang ditetapkan sebagai tersangka. Salah satunya adalah penanggung jawab produksi berinisial F.

"Di sini yang kerja ada 60 orang. Saat digerebek, 40 orang berhasil kabur," terang Setyo.

Setyo menambahkan, tersangka mengaku mampu mengantongi omset penjualan hingga Rp600 juta sebulan. Gas tersebut diedarkan ke wilayah Jabodetabek.

Saat penggerebekan, polisi menyita 4.200 tabung elpiji 3 kilogram, 396 tabung elpiji 12 kilogram, 110 tabung elpiji 50 kilogram, 20 unit kendaraan bak terbuka, dan lima truk engkel.


(NIN)