13 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Andi Aan Pranata    •    Selasa, 19 Sep 2017 12:31 WIB
rokokcukai rokok palsurokok ilegal
13 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan
Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi memusnahkan 13 juta batang rokok ilegal, di halaman kantor wilayah di jalan Satando Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 19 September 2017. MTVN/Andi

Metrotvnews.com, Makassar: Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi memusnahkan 13 juta batang rokok ilegal di halaman kantor wilayah di Jalan Satando Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 19 September 2017. Barang tersebut merupakan hasil temuan petugas di sejumlah pintu masuk Sulsel sejak akhir 2016 hingga pertengahan 2017.

Barang bukti rokok dimusnahkan dengan cara dibakar. Turut disertakan 200 botol minuman keras ilegal hasil penindakan.

"Nilai barang yang dimusnahkan sekitar Rp8,48 miliar dengan perkiraan kerugian negara yang berhasil dicegah Rp4,34 miliar," kata Kepala Kanwil Bea Cukai Sulawesi Untung Basuki.

Untung menjelaskan, rokok yang dimusnahkan umumnya tidak dilengkapi pita cukai. Ada juga yang mengenakan pita cukai palsu. Hal tersebut dinyatakan ilegal dan melanggar Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai serta Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Barang ini, kata Untung, didapatkan petugas berdasarkan laporan masyarakat. Ada yang baru masuk di pelabuhan laut dan bandar udara, ada juga yang telah didistribusikan ke pasaran di sejumlah kabupaten/kota di Sulsel.

"Barang-barang ini berasal dari pulau Jawa. Hingga kini sumber barang masih diselidiki, karena pelaku yang tertangkap mengaku bertransaksi secara terputus," ujar Untung.

Bea Cukai Sulawesi mencatat sepanjang 2017 di wilayahnya ditemukan 31,5 juta batang rokok ilegal. Jumlah tersebut, jika dipasarkan bernilai total Rp18,23 miliar dan berpotensi merugikan negara hingga Rp10,47 miliar.

Untung melanjutkan, Bea Cukai Sulawesi pada kurun waktu yang sama juga menindaki sejumlah barang ilegal senilai total Rp39,6 miliar. Di antaranya berupa 62.500 kilogram Ammonium Nitrat, 3.798 bundel rotan, 1.575 bal pakaian bekas.

"Penindakan terhadap barang ilegal ini selaras dengan program pemerintah untuk melindungi masyarakat dari barang berbahaya, serta berdampak pada peningkatan penerimaan negara di bidang cukai," kata Guntur.


(ALB)

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

5 hours Ago

Hingga kini KPK masih fokus menuntaskan proses penyidikan kasus merintangi perkara korupsi KTP-…

BERITA LAINNYA