Ridwan Kamil Siap Terima Tantangan untuk Pimpin Jawa Barat

Damar Iradat    •    Senin, 20 Mar 2017 03:10 WIB
pilkada jabar
Ridwan Kamil Siap Terima Tantangan untuk Pimpin Jawa Barat
Ridwan Kamil saat pidato di acara deklarasi Cagub Jabar oleh Nasdem. MTVN

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku siap memimpin Jawa Barat. Ia menegaskan, dirinya bisa menerima segala tantangan.

Dirinya memang berniat maju dalam kontestasi Pilkada Jabar 2018. Namun, ia sadar, keputusannya untuk memimpin Jawa Barat bakal diragukan banyak pihak.

Pria yang biasa disapa Kang Emil itu pun menceritakan bagaimana dirinya sempat berikhtiar sebelum memimpin Bandung. Apalagi, sebelum maju sebagai Wali Kota Bandung, ia hanya seorang dosen arsitektur di Institut Teknologi Bandung.

"Pertanyaan itu sama, apakah saya sudah siap jadi Wali Kota Bandung? Dari dosen ITB dan arsitek, jadi berulang kan. Jadi, segala sesuatu dari niat. Kalau niat sudah kuat, tantangan apapun itu bisa dilakukan," tutur Emil dalam program Prime Time News di Metro TV, Minggu 19 Maret 2017.

Ia menceritakan, sebelum dirinya memimpin Bandung, banyak juga pihak yang meragukan kapasitasnya di bidang birokrasi. Namun, semua itu ia patahkan dengan hasil kinerjanya selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Kembang itu.

Ia mengklaim, deretan prestasinya di Kota Bandung bisa menjadi bukti. Beberapa di antaranya yakni Pemerintah Kota Bandung mendapatkan peringkat satu se-Indonesia terkait reformasi birokrasi dari penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Selain itu, ia sesumbar, pelayanan publik di Kota Bandung juga sudah mendapatkan rapor hijau.

"Artinya, tidak relevan lah, soal tidak punya pengalaman. Ini juga sama, apakah sudah siap? Kan tidak ada pengalaman di level provinsi, tapi sama saja. Bagi saya, yang penting adalah nilai kepemimpinan yang bisa diterapkan di segala skala," papar Emil.

Emil juga berbicara soal modalnya jika nanti terpilih untuk memimpin Jawa Barat. Dengan percaya diri, Emil mengaku, prestasinya di Bandung bisa menjadi modal kuat dirinya memimpin tanah sunda.

Selama 3,5 tahun memimpin Bandung, Emil sudah mengoleksi 225 penghargaan. Terakhir, ia mendapat penghargaan dari Komnas HAM lantaran membela kebebasan beragama.

Kemudian, ia juga mendapat penghargaan Pemimpin Teladan Tempo, karena inovatif. Ia berniat bakal meneruskan pola kepemimpinan seperti ini.

"Jadi, artinya karya-karya, kredibilitas, track record di Bandung yang sudah diapresiasi dengan fakta dan data ini saya akan tawarkan di skala yang lebih luas," ujar dia.

"Tapi kan, tidak sematematis itu. Kalau untuk menang itu harus meyakinkan rakyat yang saya tidak kenal. Saya masih lemah di pedesaaan, karena memang dunianya masih perkotaan. Berarti kan saya harus lebih akrab mencari komunikasi," tandas Emil.



(SCI)

Gus Solah Harap tak Ada yang Kena Kartu Merah di Pilkada DKI

Gus Solah Harap tak Ada yang Kena Kartu Merah di Pilkada DKI

4 hours Ago

Ibarat bermain bola, kompetisi dalam pilkada harus sehat dan tak ada yang bermain kasar.

BERITA LAINNYA