Seribu Butir Obat Penenang Dijual tanpa Resep Dokter

Antara    •    Minggu, 13 Nov 2016 10:57 WIB
obat berbahaya
Seribu Butir Obat Penenang Dijual tanpa Resep Dokter
Ilustrasi obat penenang, Ant

Metrotvnews.com, Tangerang: Polresta Tangerang, Banten, menyita 1.000 butir obat penenang dari sebuah toko di Kecamatan Balaraja. Pemilik toko menjual obat secara bebas tanpa dilengkapi dengan resep dokter.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Asep Edi Suheri mengatakan penyitaan dilakukan berkat laporan warga. Petugas lantas mendatangi toko di Desa Gembong.

"Ini berkat adanya laporan warga dan dikembangkan, petugas kemudian bergerak mengamankan barang bukti obat," kata Kapolresta di Tangerang, Minggu (13/11/2016).

Asep menyatakan penjualan obat penenang tak boleh sembarangan. Bila tidak, pembeli akan menyalahgunakan obat. Misalnya remaja yang menganggap obat tersebut dapat menenangkan pikiran.

Dari penggerebekan itu, petugas membawa Mn (35), pemilik toko dan Ti (28), karyawan ke kantor Mapolsek Balaraja. Semula Mn menyangkal menjual obat penenang. Namun ia tak bisa mengelak saat polisi menemukan obat penenang di sejumlah sepatu.

"Tindakan tersebut tidak lazim, bila seseorang yang menyimpan obat dalam sepatu," kata Asep.

Selain itu, polisi juga membekuk Ti yang merupakan rekan para pelaku. Ketiga pelaku dijerat dengan Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Ketiganya diancam hukuman di atas 10 tahun penjara.



(RRN)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

2 hours Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA